Ketentuan dan Syarat

Last update on 13 Agustus 2019

Kami, PT Sinar Digital Terdepan, sebuah perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan hukum Indonesia, dalam Syarat dan Ketentuan ini bertindak sebagai Pihak Pertama dan Anda akan dianggap sebagai Pihak Kedua berdasarkan Syarat dan Ketentuan ini. Pihak Pertama dan Pihak Kedua secara kolektif disebut sebagai Para Pihak dan masing-masing sebagai Pihak.

Pihak Pertama atas diskresinya sendiri yang mutlak, berhak untuk mengamandemen, mengubah atau menambahkan Ketentuan-Ketentuan setiap saat (dengan tunduk pada hukum) untuk jumlah yang tidak terbatas dan tanpa batasan untuk menampilkan versi revisi Syarat dan Ketentuan ini (https://www.xendit.co/id/terms-and-conditions) ("Ketentuan-Ketentuan"), dengan ketentuan bahwa Pihak Pertama telah menyampaikan pemberitahuan tujuh (7) hari kalender sebelumnya ("Periode Pemberitahuan") kepada Pihak Kedua sebelum tanggal efektif perubahan, modifikasi atau penambahan pemberitahuan tersebut melalui surat elektronik atau cara tertulis lainnya. Setelah menerima pemberitahuan tersebut dari Pihak Pertama, dan dalam Periode Pemberitahuan, Pihak Kedua berhak untuk segera mengakhiri Perjanjian Layanan dengan Pihak Pertama dengan mengirimkan pemberitahuan tertulis kepada Pihak Pertama dengan maksud untuk mengakhiri. Setelah berakhirnya Periode Pemberitahuan dan sejauh tidak ada pemberitahuan yang diterima oleh Pihak Pertama, Pihak Kedua dengan ini setuju untuk menerima dan terikat dengan amandemen, perubahan atau penambahan yang dilakukan terhadap Syarat dan Ketentuan ini. Syarat dan Ketentuan yang telah diamandemen, diubah, atau ditambah akan menggantikan semua versi terdahulu.

Ketentuan-Ketentuan ini merupakan satu dokumen dengan Perjanjian Layanan dan tidak dapat ditafsirkan secara terpisah, kecuali jika telah ditetapkan secara khusus berdasarkan Ketentuan ini dan/atau Perjanjian Layanan.

  1. INTERPRETASI
    1. Definisi: Semua istilah dengan huruf kapital yang tidak didefinisikan dalam Ketentuan ini akan memiliki makna yang diberikan padanya dalam Perjanjian Layanan.
    2. Untuk tujuan Ketentuan ini, dan kecuali apabila konteksnya mensyaratkan secara lain:
    3. "Afiliasi" artinya perusahaan induk, anak perusahaan, perusahaan terasosiasi atau entitas lain yang mengendalikan Pihak Pertama atau yang dikendalikan oleh Pihak Pertama atau yang berada di bawah pengendalian bersama oleh Pihak Pertama.

      "API" artinya aplikasi pemrograman antarmuka, satu set definisi Subrutin, protokol-protokol dan alat–alat untuk membuat perangkat lunak dan aplikasi antarmuka, yang disediakan oleh Pihak Pertama dan dapat digunakan oleh Pihak Kedua untuk mengakses Layanan.

      "Layanan Pemrosesan Kartu" artinya:

      1. layanan pemrosesan, yang memungkinkan Pihak Kedua untuk menerima kartu kredit dan kartu debit sebagai cara pembayaran pada website atau mobile platform dan untuk menerima pembayaran dari Pemegang Kartu termasuk suatu akun merchant yang disponsori bank, alat perlindungan penipuan, fungsi penagihan yang berulang, penyimpanan kartu pembayaran, penerimaan valuta asing, white glove customer support, dan perangkat lunak lain yang diperlukan, API-API, layanan dan teknologi yang dijelaskan dalam Dokumentasi Layanan; dan
      2. layanan gateway, yang melengkapi Pihak Kedua dengan perangkat lunak dan konektivitas yang disyaratkan untuk memungkinkan transmisi data real-time yang aman untuk pemrosesan pembayaran kartu kredit dan debit pada suatu website atau mobile platform.

      "Tagihan" artinya suatu instruksi kredit atau debit untuk mengambil dana dari suatu rekening yang dimiliki Pemegang Kartu dengan suatu bank atau institusi keuangan lain sehubungan dengan suatu transaksi antara Pengguna Akhir dan Pihak Kedua.

      "Tagihan Balik" artinya keberatan atas pembayaran kepada Pihak Kedua yang diajukan Pengguna Akhir secara langsung kepada penerbit kartu kreditnya atau penerbit kartu debitnya.

      "Penerimaan" artinya tindakan yang dilakukan oleh Pihak Pertama atas nama Pihak Kedua yang memungkinkan Pihak Kedua menerima pembayaran(-pembayaran) dari Pengguna Akhir, dari Rekening Virtual, Layanan Pemrosesan Kartu, Toko Ritel (contoh: Alfamart), Dompet Elektronik (contoh: OVO) dan via API, dan "Penerimaan-Penerimaan" artinya setiap dua atau lebih perihal dari tindakan tersebut.

      "Pemegang Kartu" artinya subject hukum yang memegang kartu debit atau kartu kredit yang diterbitkan oleh institusi Bank.

      "Pengguna Akhir" artinya subjek hukum yang menggunakan jasa atau produk dari Pihak Kedua.

      "Informasi Rahasia" artinya setiap data atau informasi, secara lisan atau tertulis, yang dianggap sebagai rahasia yang berhubungan dengan salah satu Pihak (atau jika salah satu Pihak terikat untuk melindungi kerahasiaan dari informasi milik pihak ketiga, maka data atau informasi yang dimaksud merupakan milik pihak ketiga tersebut) riset atau kegiatan pengembangan termasuk produk dan jasa yang tidak diumumkan, setiap informasi terkait dengan pengembangan, Dokumentasi Layanan (dalam bentuk atau media apapun yang disediakan), penemuan, proses, rencana, informasi finansial atau informasi uji tuntas, data pribadi dan informasi Pengguna Akhir yang dapat diidentifikasi, dan persyaratan keuangan dari Perjanjian Layanan yang ada di masa lalu, sekarang, atau masa depan. Terlepas dari ketentuan di atas, informasi tidak boleh dianggap sebagai Informasi Rahasia jika: (i) telah diketahui pihak yang menerima sebelum Tanggal Berlaku dari Perjanjian Layanan, sebagaimana yang ditetapkan oleh bukti yang terdokumentasi; (ii) sedang atau telah memasuki ruang publik tanpa melalui pelanggaran atas Perjanjian Layanan atau tindakan tanpa hak lain dari pihak yang menerima; (iii) telah diterima dengan sah oleh pihak yang menerima dari pihak ketiga dan tanpa melanggar kewajiban dari kerahasiaan atas pihak ketiga tersebut kepada pemilik Informasi Rahasia (iv) telah disetujui untuk diumumkan melalui pemberian otorisasi secara tertulis dari pemilik Informasi Rahasia; atau, (v) telah dikembangkan secara independen oleh suatu pihak tanpa akses terhadap atau kegunaan atas Informasi Rahasia pihak lain.

      "Dashboard" artinya suatu platform pelaporan berbasis web yang diberikan oleh Pihak Pertama kepada Pihak Kedua.

      "Fraud Detection System" selanjutnya disebut "FDS" artinya sistem penilaian otomatis yang dapat secara proaktif mencegah resiko tinggi pembayaran menggunakan kartu.

      "Rekening Tujuan" artinya suatu rekening yang ditentukan oleh Pihak Kedua yang mana, atas instruksi Pihak Kedua telah dibuatkan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan Pihak Pertama, akan dilanjutkan dengan Pihak Pertama mengirimkan dana.

      "Pengiriman Dana" artinya tindakan yang dilakukan oleh Pihak Pertama atas nama Pihak Kedua yang menyebabkan, transfer bank, perpindahan Dana dari suatu Rekening Top-Up ke Rekening Tujuan melalui API atau dengan cara unduh secara manual dan "Pengiriman-Pengiriman Dana" artinya dua atau lebih perihal dari tindakan tersebut.

      "IDR", "Rupiah" atau "Rp." artinya mata uang yang sah untuk saat ini di Indonesia.

      "USD" artinya mata uang yang sah pada saat ini di Amerika Serikat.

      "UI Tagihan" artinya halaman pembayaran antarmuka pengguna yang disediakan oleh Pihak Pertama.

      "Kerugian" artinya kerugian, kerusakan, kewajiban, biaya dan pengeluaran (termasuk upah dan pengeluaran dari penasehat hukum dan lainnya, biaya pengadilan dan biaya penyelesaian sengketa lainnya) yang diderita atau dikeluarkan oleh suatu pihak.

      "Pengembalian Dana" artinya suatu instruksi yang diinisiasikan oleh Pihak Kedua untuk mengembalikan dana ke Pengguna Akhir untuk Tagihan yang ada.

      "Pembalikan Dana" artinya suatu instruksi yang diinisiasikan oleh setiap bank, usaha layanan keuangan, jaringan pembayaran, atau lembaga intermediasi keuangan lain, atau Pihak Pertama untuk mengembalikan dana untuk suatu Tagihan yang ada. Pengembalian dapat terjadi karena (i) tidak berlakunya suatu tagihan oleh suatu bank, usaha layanan keuangan, jaringan pembayaran, atau lembaga intermediasi keuangan lain; (ii) penyelesaian dana terhadap Pihak Kedua karena adanya kesalahan atau tidak adanya otorisasi; dan (iii) pengajuan atas suatu Tagihan yang melanggar Aturan Jaringan, atau dimana pengajuan Tagihan atau penggunaan Layanan Pemrosesan Kartu oleh Pihak Kedua melanggar Ketentuan ini atau Perjanjian Layanan.

      "Transaksi Pihak Kedua" artinya informasi terkait dengan pembelian barang dan jasa dari Pihak Kedua oleh suatu Pengguna Akhir.

      "Perjanjian Layanan" artinya perjanjian yang dibuat Para Pihak sehubungan dengan Layanan yang disediakan oleh Pihak Pertama kepada Pihak Kedua.

      "Dokumentasi Layanan" artinya secara kolektif, instruksi pengoperasian, panduan pengguna, dan berkas bantuan, dalam bentuk tertulis atau elektronik, yang dibuat tersedia bagi Pihak Kedua (termasuk, namun tidak terbatas pada, informasi yang ditemukan dalam www.xendit.co), dan yang dimaksudkan untuk digunakan sehubungan dengan Layanan.

      "Top-Up" artinya setiap penambahan atas saldo dalam Rekening Top-Up yang harus dilakukan dalam Rupiah kecuali apabila Layanan melibatkan suatu konversi valuta asing sebelum Pengiriman Dana, dalam hal mana Top-Up tersebut harus dilakukan dalam USD sepanjang diperbolehkan berdasarkan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

      "Rekening(-Rekening) Top-Up" artinya rekening(-rekening) bank yang dibuat dan dikelola pada setiap Bank yang ditunjuk oleh Pihak Pertama yang ditunjuk untuk tujuan menyimpan saldo dana Pihak Kedua untuk dan selama Pihak Kedua menggunakan Layanan.

      "Rekening Virtual" artinya suatu rekening bank sementara yang dibuat oleh Pihak Pertama untuk menerima dana yang ditujukan bagi Pihak Kedua.

  2. BIAYA LAYANAN
    1. Kecuali disepakati lain secara tertulis antara Para Pihak, biaya layanan yang akan dibayar oleh Pihak Kedua ke Pihak Pertama untuk Layanan (termasuk (apabila ada) adalah setiap mata uang dan biaya Tagihan Balik yang harus ditanggung oleh Pihak Kedua) harus mengacu pada Lampiran Harga dalam Perjanjian Layanan dan merujuk pada dokumen ini. Apabila Pihak Kedua telah menggunakan Layanan Pihak Pertama, tanpa ada perjanjian atau negosiasi terlebih dahulu dengan Pihak Pertama, maka biaya dan tagihan yang berlaku dan dapat dibayarkan haruslah yang ditentukan dalam daftar harga di www.xendit.co yang menjadi rujukan pada dokumen ini.
    2. Pihak Kedua harus membayar biaya layanan untuk Layanan kepada Pihak Pertama sesuai dengan ketentuan pada Perjanjian Layanan.
    3. Suatu Penerimaan harus dianggap dilaksanakan ketika dana yang disebutkan dalam suatu tagihan yang diterbitkan oleh Pihak Kedua berhasil ditransfer oleh Pengguna Akhir ke rekening bank yang ditunjuk sebagaimana disebutkan dalam tagihan tersebut. Suatu Pengiriman Dana harus dianggap telah dilakukan ketika dana yang disebutkan dalam instruksi Pihak Kedua (dalam hal suatu Pengiriman Dana melalui API) pada API terkait atau (dalam hal suatu Pengiriman Dana dengan cara unggah manual) pada berkas .XSLX yang diunggah Pihak Kedua untuk suatu transaksi yang berhasil dikirimkan dari saldo Pihak Kedua ke rekening bank terkait yang ditunjuk Pihak Kedua untuk tujuan penerimaan dana.
    4. Pihak Pertama berhak untuk merevisi Lampiran Harga dan harga dan tagihan yang disepakati pada setiap waktu, dengan ketentuan bahwa pemberitahuan perubahan tersebut telah diberikan kepada Pihak Kedua sesuai dengan Klausul 4.2 dari Perjanjian Layanan.
    5. Pihak Kedua setuju bahwa Pihak Pertama berhak untuk segera melakukan pemotongan langsung atas setiap pengeluaran, biaya, harga atau tagihan yang terhutang oleh Pihak Kedua kepada Pihak Pertama sesuai dengan Lampiran Harga atau setiap Kerugian yang secara sah dan sesuai dengan hukum dikeluarkan oleh Pihak Pertama sebagai akibat dari tindakan Pihak Kedua, sebagaimana ditentukan dalam Klausul 7 (Penyelesaian Sengketa) dari Perjanjian Layanan, Ketentuan 2.6 atau Ketentuan 7 di bawah, sebelum mengirimkan jumlah apapun yang menjadi hak Pihak Kedua.
    6. Dalam hal ada suatu jumlah yang telah jatuh tempo (atau bagian apapun dari itu) yang dinyatakan dalam suatu tagihan tidak diselesaikan sepenuhnya dalam tujuh (7) hari sejak tanggal Tagihan tersebut, Pihak Pertama berhak untuk menagih bunga pada tingkat suku bunga satu persen (1%) per bulan atas jumlah yang telah jatuh tempo tersebut (atau bagian dari itu), yang dapat ditagih tujuh (7) hari dari sejak tanggal tagihan tersebut jatuh tempo dan akan mencakup tanggal tagihan yang terutang (atau bagian darinya) harus sepenuhnya diselesaikan oleh Pihak Kedua.
  3. LAYANAN PENGIRIMAN DANA
    1. Setiap Pengiriman Dana yang dilakukan atau yang akan dilakukan oleh Pihak Pertama atas nama Pihak Kedua akan selalu tunduk kepada ketentuan berikut ini:

    2. Instruksi untuk melakukan Pengiriman Dana hanya bisa diberikan oleh Pihak Kedua kepada Pihak Pertama melalui API atau dengan cara pengunggahan secara manual pada Dashboard dan seluruh instruksi tersebut hanya berlaku jika dibuat sesuai dengan format atau template yang ditetapkan oleh Pihak Pertama dalam Dokumentasi Layanan. Pihak Pertama tidak berkewajiban untuk melakukan Pengiriman Dana atas nama Pihak Kedua bila instruksi Pengiriman Dana yang disampaikan belum sesuai dengan Ketentuan 3.1 ini.
    3. Semua instruksi yang diterima untuk melakukan Pengiriman Dana yang disampaikan dengan kunci API Pihak Kedua akan dianggap final dan tidak dapat dibatalkan pada saat pengiriman, yaitu pada saat Pihak Kedua mengajukan permintaan Pengiriman Dana melalui API. Cap waktu yang muncul dalam tanggapan yang dikembalikan oleh API Pihak Pertama setelah permintaan dari Pihak Kedua tersebut, merupakan bukti konklusif tentang waktu penyampaian permintaan tersebut.
    4. Semua instruksi yang diterima untuk melakukan Pengiriman Dana yang disampaikan oleh Pihak Kedua dengan cara pengunggahan secara manual ke Dashboard dianggap final dan tidak dapat dibatalkan pada saat pengiriman, yaitu saat dokumen .XLSX berisi instruksi Pihak Kedua terkait Pengiriman Dana telah berhasil diunggah ke Dashboard.
    5. Dalam keadaan apapun, Pihak Pertama tidak akan berkewajiban untuk melakukan Pengiriman Dana atas nama Pihak Kedua kecuali dan sampai dengan nilai saldo di Rekening Top-Up sama dengan atau lebih besar dari jumlah nilai Pengiriman Dana yang diminta oleh Pihak Kedua dan biaya layanan sehubungan dengan Pengiriman Dana tersebut, sebagaimana tercantum dalam Lampiran Harga. Pihak Kedua dapat menambahkan saldo di Rekening Top-Up miliknya sesuai dengan petunjuk yang terdapat di https://xendit.github.io/xendit-kb/Indonesia/topup-balances/.
    6. Apabila saldo dalam Rekening Top-Up sama dengan atau lebih besar dari jumlah nilai Pengiriman Dana yang diminta oleh Pihak Kedua dan biaya layanan sehubungan dengan Pengiriman Dana tersebut yang tercantum dalam Lampiran Harga, Pihak Pertama harus melakukan Pengiriman Dana tersebut (dalam hal permintaan untuk Pengiriman Dana diterima pada pukul 15.00 di hari kerja atau apabila permintaan Pengiriman Dana diterima setelah pukul 15.00 di hari kerja dan nilai dari Pengiriman Dana yang dimintakan lebih rendah dari Rp 50 juta) pada pukul 23.59 pada hari yang sama dan (dalam hal jumlah permintaan Pengiriman Dananya lebih tinggi dari Rp 50 juta dan jika permintaan Pengiriman Dana tersebut diterima pada pukul 15.00 pada hari kerja atau jika permintaan Pengiriman Dana tersebut diterima diluar hari kerja) pada pukul 23:59 pada hari kerja berikutnya dan karenanya Pihak Pertama ataupun Afiliasinya TIDAK AKAN PERNAH dianggap melanggar Ketentuan 3.5 ini atas Kerugian yang timbul bagi Pihak Kedua sebagai akibat dari penundaan atau kegagalan Pihak Pertama atau Afiliasinya untuk melakukan Pengiriman Dana (baik langsung maupun tidak langsung) atas kesalahan, kegagalan, keterlambatan, kerusakan, penundaan atau peristiwa lain yang timbul diluar kendali Pihak Pertama atau Afiliasinya (termasuk, namun tidak terbatas pada, kegagalan teknis atau infrastruktur atau kerusakan pada sistem transmisi perbankan dan keuangan).
    7. Pengiriman Dana dianggap telah dilakukan oleh Pihak Pertama (dalam hal Pengiriman Dana melalui API) saat permintaan Pengiriman Dana Pihak Kedua mencapai server Pihak Pertama dan tanggapan yang dikembalikan oleh API Pihak Pertama menampilkan pesan bahwa transaksi tersebut "COMPLETED" dan (dalam hal Pengiriman Dana melalui pengunggahan secara manual) ketika status permintaan Pihak Kedua untuk Pengiriman Dana menunjukkan pesan "COMPLETED" pada layar bagian Pengiriman Dana Kolektif pada Dashboard Pihak Kedua.
    8. Pihak Kedua mengakui dan menerima bahwa kewajiban Pihak Pertama kepada Pihak Kedua sehubungan dengan setiap Pengiriman Dana telah selesai setelah keadaan pada Klausul 3.6 diatas terpenuhi, dan mengakui dan menerima bahwa Pihak Pertama dan Afiliasinya tidak bertanggung jawab atas Kerugian yang diderita oleh Pihak Kedua sehubungan dengan kesalahan, kegagalan, keterlambatan, kerusakan, penundaan atau kejadian lainnya yang mempengaruhi proses akhir Pengiriman Dana oleh Bank yang telah membuat, mengelola dan memelihara Rekening(-rekening) Top-Up dan Rekening Tujuan.
    9. Pihak Pertama menjamin bahwa, dengan tunduk pada Ketentuan 3.8 ini, semua dana yang diterima oleh Pihak Pertama dan/atau salah satu dari Afiliasinya untuk dan atas nama Pihak Kedua akan disimpan untuk kepentingan Pihak Kedua, kecuali pengeluaran, biaya, ongkos atau tagihan yang harus dibayar oleh Pihak Kedua kepada Pihak Pertama sesuai dengan Lampiran Harga atau Kerugian apapun yang secara sah diderita oleh Pihak Pertama sebagai akibat perbuatan Pihak Kedua, sebagaimana ditentukan dalam Klausul 7 (Penyelesaian Sengketa) Perjanjian Layanan, Ketentuan 2.6 atau Ketentuan 7 di bawah ini.
    10. Pihak Kedua setuju untuk tunduk pada syarat dan ketentuan dari Bank(-bank) yang ditunjuk bersama dengan siapa Pihak Pertama akan memberikan Layanan (termasuk, namun tidak terbatas pada, batasan atau perubahan pada jam dimana Rekening Virtual dapat dialokasikan oleh Bank yang ditunjuk) dan semua persyaratan dan ketentuan tersebut menjadi bagian Perjanjian ini sebagai referensi.
    11. Pihak Kedua menerima dan setuju bahwa ia sepenuhnya bertanggung jawab dalam meninjau referensi API dan menguji integrasi API sebelum memproses pembayaran secara langsung menggunakan API Pihak Pertama. Pihak Kedua mengakui bahwa Pihak Pertama telah menyediakan idempotensi pada API Pembayarannya sehingga Pihak Kedua dapat dengan aman mencoba kembali permintaan tanpa secara tidak sengaja melakukan permintaan yang sama sebanyak dua kali. Adalah tanggung jawab Pihak Kedua untuk mengimplementasikan idempotensi pada permintaannya untuk mencegah kerugian dari permintaan ulang yang tidak aman. Pihak Kedua setuju dan sepenuhnya bertanggung jawab atas segala kerugian yang timbul dari tidak melaksanakan permintaan yang idempotensi.
  4. LAYANAN PENERIMAAN (VIA REKENING VIRTUAL, TOKO RITEL ATAU DOMPET ELEKTRONIK)
    1. Setiap Penerimaan yang dilakukan atau yang akan dilakukan oleh Pihak Pertama atas nama Pihak Kedua selalu tunduk kepada ketentuan berikut ini:

    2. Pihak Kedua harus mengkonfigurasi metode yang dipilihnya untuk memungkinkan Pihak Pertama melakukan Penerimaan dengan memberi tahu perwakilan, karyawan, pejabat atau direktur Pihak Pertama akan pilihannya dalam Penerimaan apakah itu dengan metode Rekening Virtual tetap atau tidak tetap, atau Toko Ritel atau Dompet Elektronik, melalui Layanan Pesan Instan yang disetujui oleh kedua Pihak atau metode lain secara tertulis.
    3. Pihak Kedua harus membuat tagihan melalui API atau Tagihan UI untuk setiap transaksi dengan Pengguna Akhir, hal mana Penerimaan dari Pengguna Akhir akan dilakukan oleh Pihak Pertama atas nama Pihak Kedua. Tagihan tersebut harus dibuat sesuai dengan petunjuk yang terdapat di https://dashboard.xendit.co/docs/invoices.
    4. Setiap tagihan yang dibuat oleh Pihak Kedua akan kadaluwarsa setelah dua puluh empat (24) jam sejak pembuatan kecuali Pihak Pertama menerima pemberitahuan dari Pihak Kedua untuk mengubah periode kadaluwarsa tersebut, dimana pemberitahuan tersebut harus dilakukan melalui Layanan Pesan Instan atau metode lain secara tertulis.
    5. Jika Pihak Kedua memilih untuk melakukan layanan switching dari Pihak Pertama, ketentuan berikut berlaku:
      1. Pihak Kedua harus menandatangani perjanjian kerja sama dengan bank mitra pilihannya sebelum melakukan layanan switching dengan Pihak Pertama.
      2. Pihak Kedua harus memberikan salinan perjanjian kerja sama yang ditandatangani dengan bank mitra pilihannya kepada Pihak Pertama saat dimintakan oleh Pihak Pertama.
      3. Pihak Pertama berhak menentukan jumlah minimum transaksi yang harus dilakukan oleh Pihak Kedua saat menggunakan layanan switching Pihak Pertama setiap saat, yang akan berlaku efektif bagi Pihak Kedua tidak kurang dari tiga puluh (30) hari sejak pemberitahuan.
      4. Jika Pihak Kedua menggunakan jaringan telepon tetap, segala biaya instalasi dan / atau biaya berlangganan sehubungan dengan interkoneksi yang dipasang antara situs Pihak Kedua dan sistem Pihak Pertama harus ditanggung sepenuhnya oleh Pihak Kedua.
      5. Para Pihak sepakat bahwa rekonsiliasi data transaksi untuk bulan sebelumnya harus dilakukan paling lambat tanggal 10 setiap bulannya, dengan cara saling menandatangani risalah rekonsiliasi.
    6. Apabila Pihak Kedua memilih untuk menggunakan layanan Penerimaan Pihak Pertama melalui jalur pembayaran yang dikelola oleh Toko Ritel atau Penyelenggara Dompet Elektronik , Pihak Kedua setuju untuk tunduk pada syarat dan ketentuan Toko Ritel atau Penyelenggara Dompet Elektronik (termasuk, namun tidak terbatas pada, batasan atau perubahan pada jam dimana pembayaran dapat diterima melalui jalur pembayaran yang dikelola oleh Toko Ritel atau Penyelenggara Dompet Elektronik) dan semua persyaratan dan ketentuan tersebut akan menjadi Lampiran dokumen ini sebagai referensi.
    7. Apabila ditentukan oleh Pihak Kedua bahwa, Rekening(-rekening) Virtual yang akan dibuat dan dikelola oleh Pihak Pertama atas nama Pihak Kedua dengan Bank yang ditunjuk untuk tujuan menerima pembayaran(-pembayaran) dari Pengguna(-pengguna) Akhir. Rekening Virtual tersebut dapat terkategori sebagai salah satu hal berikut:
      1. Rekening Virtual tidak tetap, yang merupakan Rekening Virtual yang belum ditentukan atau ditetapkan secara permanen kepada Pengguna Akhir manapun. Setiap Rekening Virtual tidak tetap akan digunakan untuk transaksi individual Pihak Kedua, yang setelah selesai Rekening Virtual tidak tetap tersebut akan ditambahkan ke kumpulan Rekening Virtual tidak tetap yang tersedia dan mungkin digunakan kembali untuk transaksi lain bagi Pihak Kedua; atau
      2. Rekening Virtual tetap, yang merupakan Rekening Virtual dengan nomor rekening unik yang ditentukan atau ditetapkan secara permanen ke seorang Pengguna Akhir. Rekening Virtual tetap tersebut harus digunakan untuk semua transaksi dengan Pengguna Akhir yang ditentukan sampai dengan Pihak Kedua memberi pemberitahuan kepada Pihak Pertama untuk menutup Rekening Virtual tetap tersebut, pemberitahuan tersebut dilakukan melalui Layanan Pesan Instan atau metode lain secara tertulis.
    8. Pihak Kedua harus mengikuti instruksi yang ditetapkan di (dalam hal Rekening Virtual tidak tetap) https://dashboard.xendit.co/docs/non-fixed-virtual-accounts dan (dalam hal Rekening Virtual tetap) https://dashboard.xendit.co/docs/fixed-virtual-accounts untuk mengaktifkan Rekening Virtualnya.
    9. Apabila pembayaran kepada Pihak Kedua oleh Pengguna Akhir dilakukan ke Rekening Tujuan yang akurat dengan jumlah yang tepat dan sebelum tanggal kadaluarsa sebagaimana diuraikan pada tagihan yang dikirimkan kepada dan dimaksud untuk Pengguna Akhir tersebut (pembayaran tersebut dilakukan baik dengan Rekening Virtual tetap atau tidak tetap), Pihak Pertama akan mendeteksi pembayaran tersebut sebagai berikut:
      1. (dalam hal pembayaran dilakukan sebelum pukul 17.00 pada hari kerja) paling lambat tiga puluh (30) menit sejak pembayaran tersebut dilakukan; dan
      2. (dalam hal pembayaran dilakukan setelah pukul 17.00 pada hari kerja atau pada hari libur) selambat-lambatnya pada hari kerja berikutnya setelah pembayaran dilakukan,

      Pihak Pertama maupun salah satu Afiliasinya TIDAK AKAN PERNAH DIANGGAP melanggar Ketentuan 4.9 ini atas tanggung jawab ganti rugi yang timbul bagi Pihak Kedua sebagai akibat dari keterlambatan atau kegagalan Pihak Pertama atau Afiliasinya untuk mendeteksi pembayaran (baik secara tidak langsung atau langsung) baik karena kesalahan, kegagalan, keterlambatan, kerusakan, penundaan atau kejadian lain yang timbul diluar kendali Pihak Pertama atau Afiliasinya (termasuk, namun tidak terbatas pada, kegagalan teknis atau infrastruktur atau kegagalan dalam sistem transmisi perbankan dan keuangan).

      Untuk menghindari keraguan, Pihak Pertama tidak diwajibkan untuk mendeteksi pembayaran bagi Pihak Kedua dari Pengguna Akhir dimana pembayaran tersebut dilakukan ke rekening tujuan yang salah, dengan jumlah yang salah atau setelah tanggal kadaluarsa sebagaimana yang diuraikan di tagihan yang dikirimkan ke dan dimaksud untuk Pengguna Akhir tersebut (pembayaran tersebut terpengaruh baik terhadap Rekening Virtual atau jalur pembayaran Toko Ritel atau Dompet Elektronik).

    10. Dimana pembayaran yang akan datang dari Pengguna akhir dibuat dengan salah, baik itu atas (i) pembayaran dengan jumlah yang salah yang tidak sesuai dengan jumlah yang dibebankan dalam tagihan yang dikirim ke dan ditujukan untuk Pengguna Akhir tersebut, (ii) pembayaran dana ke tujuan yang salah, atau (iii) kegagalan untuk menyelesaikan transaksi kartu kredit dan / atau debit, maka Pihak Kedua berhak untuk melakukan peninjauan kembali atas suatu transaksi dengan melakukan pemberitahuan kepada Pihak Pertama, pemberitahuan tersebut dilakukan via Layanan Pesan Instan atau metode tertulis lainnya. Pihak Pertama dapat menanggapi pemberitahuan tersebut (dalam hal pemberitahuan tersebut dilakukan sebelum pukul 17.00 pada hari kerja) paling lambat pukul 23.59 pada hari kerja berikutnya dan (dalam hal pemberitahuan tersebut dibuat setelah pukul 17.00 pada hari kerja atau pada hari libur) selambat-lambatnya dua (2) hari kerja setelah pemberitahuan tersebut dibuat.
    11. Seluruh pembayaran yang diterima oleh Pihak Pertama atas nama Pihak Kedua sebagai hasil dari pelaksanaan dari Pihak Pertama atas seluruh Penerimaan, baik melalui Rekening Virtual atau jalur pembayaran dari Toko Ritel atau Dompet Elektronik, akan ditambahkan ke saldo dari Pihak Kedua oleh Pihak Pertama.
    12. Penyelesaian semua dana yang diterima ke dalam saldo Pihak Kedua akan dilakukan dengan basis H + 1 hari kerja, dan semua pembayaran yang terutang kepada Pihak Kedua akan dihitung dan dialihkan ke Rekening (-rekening) Top-Up Pihak Kedua yang saldonya akan tersedia pada Dashboard Pihak Kedua serta siap untuk dikirimkan atau ditarik selambat-lambatnya pukul 23.59 satu (1) hari kerja setelah menerima pembayaran terakhir dari Pengguna Akhir, dengan syarat pembayaran tersebut dilakukan sebelum pukul 17.00 pada hari kerja, dengan dikurangi segala pengeluaran, biaya, ongkos atau tagihan yang harus dibayar oleh Pihak Kedua ke Pihak Pertama sesuai dengan Lampiran Harga, Perjanjian Layanan dan Ketentuan ini. Kecuali tunduk pada Klausul 5 Perjanjian Layanan, Pihak Kedua berhak untuk menarik dana yang ditahan atas namanya di Rekening Top-Up sebagaimana tercermin dalam Dashboard miliknya setiap saat.
    13. Pihak Pertama menjamin bahwa, tunduk pada Ketentuan 4.13, semua dana yang diterima oleh Pihak Pertama dan/atau salah satu dari Afiliasinya atas nama Pihak Kedua diadakan untuk kepentingan tunggal Pihak Kedua, dan bahwa, kecuali untuk pengeluaran, biaya, ongkos atau tagihan yang harus dibayar oleh Pihak Kedua kepada Pihak Pertama sesuai dengan Lampiran Harga, Perjanjian Layanan atau Ketentuan ini atau Kerugian yang sah secara hukum timbul bagi Pihak Pertama sebagai akibat tindakan Pihak Kedua, sebagaimana ditentukan sesuai dengan Klausul 7 (Penyelesaian Sengketa) dari Perjanjian Layanan, Ketentuan 2.6 di atas atau Ketentuan 7 di bawah, Pihak Pertama tidak memiliki hak atas dana yang diterima atas nama Pihak Kedua.
    14. Pihak Kedua setuju untuk tunduk pada syarat dan ketentuan dari Bank(-bank) yang ditunjuk bersama dengan siapa yang Pihak Pertama berikan Layanan (termasuk, namun tidak terbatas pada, batasan atau perubahan pada jam selama Rekening Virtual dapat dialokasikan oleh Bank yang ditunjuk) dan semua persyaratan dan ketentuan tersebut menjadi bagian dokumen ini sebagai referensi.
  5. LAYANAN PEMROSESAN KARTU
    1. Setiap Layanan Pemrosesan Kartu yang dilakukan atau yang akan dilakukan oleh Pihak Pertama atas nama Pihak Kedua akan selalu tunduk pada ketentuan berikut:

    2. Layanan Pemrosesan Kartu harus diberikan oleh Pihak Pertama kepada Pihak Kedua dengan salah satu dari dua metode berikut:
      1. Apabila Pihak Pertama bertindak sebagai aggregator, Pihak Kedua dapat menikmati Layanan Pemrosesan Kartu menggunakan akun merchant dan nomor identifikasi unik merchant (secara kolektif disebut "ID Merchant") Pihak Pertama dengan Bank penerima yang ditunjuk. Semua pengelola pihak ketiga dan lembaga perbankan yang berwenang di hulu dari setiap transaksi yang diproses dengan ID Merchant akan mengidentifikasi transaksi tersebut sebagai transaksi milik Pihak Pertama, dan selanjutnya setiap dan semua dana dari transaksi tersebut akan disimpan ke akun merchant ("Metode Agregator"); atau
      2. Apabila Pihak Pertama membantu Pihak Kedua dalam memperoleh ID Merchant dengan Bank mitra Pihak Pertama ("Metode Switcher").
    3. Pihak Kedua harus memberitahu Pihak Pertama mengenai metode yang dipilih untuk mendapatkan Layanan Pemrosesan Kartu melalui layanan pesan instan atau metode tertulis lainnya. Pihak Pertama tidak berkewajiban untuk mulai memberikan Layanan Pemrosesan Kartu atau melaksanakan pekerjaan Penerimaan kartu apapun atas nama Pihak Kedua sampai dengan Pihak Kedua melakukan pemberitahuan tersebut sesuai dengan Ketentuan 5.2 ini.
    4. Apabila Pihak Kedua memilih Metode Aggregator:
      1. Kecuali jika disetujui oleh Para Pihak dan Pihak Kedua menghidupkan fitur pendebetan otomatis, penyelesaian semua dana yang diterima di saldo Pihak Kedua dilakukan dengan basis H + 7 pada hari kerja, dan semua pembayaran yang terutang kepada Pihak Kedua akan dihitung dan dialihkan ke Rekening(-rekening) Top-Up yang ditujukan ke Pihak Kedua dengan saldo seperti yang tercermin pada Dashboard Pihak Kedua, siap untuk dikirim atau ditarik selambat-lambatnya pukul 23.59 tujuh (7) hari kalender setelah penerimaan pembayaran terakhir dari Pengguna Akhir, di mana pembayaran tersebut dilakukan sebelum pukul 14.00 pada hari kerja, dikurangi pengeluaran, biaya, ongkos atau tagihan yang harus dibayar oleh Pihak Kedua kepada Pihak Pertama sesuai dengan Lampiran Harga, Perjanjian Layanan atau Ketentuan ini.
      2. Dimana pembayaran tersebut dilakukan setelah pukul 17.00 pada hari kerja atau pada hari libur, semua pembayaran terutang kepada Pihak Kedua akan dihitung dan dialihkan ke Rekening(-rekening) Top-Up yang ditujukan kepada Pihak Kedua dengan saldo yang tersedia pada Dashboard Pihak Kedua siap untuk dikirimkan atau ditarik selambat-lambatnya pukul 23.59 delapan (8) hari kalender setelah tanggal pembayaran tersebut.
      3. Kecuali tunduk pada Klausul 7 (Penyelesaian Sengketa) Perjanjian Layanan, Ketentuan 2.6 di atas atau Ketentuan 7 di bawah, memberi hak kepada Pihak Kedua untuk menarik dana yang ditahan atas namanya di akun merchant melalui Dashboard, setiap saat.
      4. Pihak Pertama berhak dan memiliki diskresi penuh untuk mengubah semua Layanan Pemrosesan Kartu yang diberikan kepada Pihak Kedua berdasarkan Metode Agregator untuk dikelola berdasarkan Metode MID Individu sebagai gantinya. Pertimbangan berikut menjadi pedoman kapan konversi tersebut dapat dilakukan:
        1. Ketika volume total transaksi yang dilakukan atas nama Pihak Kedua melebihi 5.000 transaksi tiap bulan;
        2. Ketika nilai total transaksi yang dilakukan atas nama Pihak Kedua melebihi Rp. 500.000.000 tiap bulan; dan/atau
        3. Ketika tingkat Tagihan Balik gabungan atau volume transaksi yang dilakukan atas nama Pihak Kedua melebihi 0,5%.

        Untuk menghindari keraguan, terlepas dari hal-hal yang terdapat dalam Ketentuan 5.3 (d) ini, Pihak Pertama memiliki diskresi penuh untuk melakukan konversi tersebut dengan alasan apapun dan kapan pun yang dianggapnya pantas.

      5. Apabila konversi yang diprakarsai oleh Pihak Pertama sesuai dengan ketentuan ayat d di atas gagal karena alasan apapun, Pihak Pertama tidak berkewajiban untuk menyelenggarakan penyediaan Layanan Pemrosesan Kartu dengan Metode Agregator dan tidak bertanggung jawab atas Kerugian apapun yang diderita (baik secara langsung atau tidak langsung) oleh Pihak Kedua setelah penghentian Layanan Pemrosesan Kartu mengikuti gagalnya konversi tersebut.
      6. Pihak Pertama menjamin bahwa, dengan tunduk pada Ketentuan 5.3 ini, semua dana yang diterima oleh Pihak Pertama atas nama Pihak Kedua diadakan untuk kepentingan Pihak Kedua, dan bahwa, kecuali untuk pengeluaran, biaya, ongkos atau tagihan yang harus dibayar oleh Pihak Kedua kepada Pihak Pertama sesuai dengan Lampiran Harga atau Kerugian yang sah secara hukum dikeluarkan oleh Pihak Pertama sebagai akibat tindakan Pihak Kedua, sebagaimana ditentukan dalam Klausul 7 (Penyelesaian Sengketa) Perjanjian Layanan, Ketentuan 2.6 atau Ketentuan 7 di bawah, Pihak Pertama tidak berhak atas dana yang diterima atas nama Pihak Kedua.
      7. Jika Pihak Kedua menggunakan Layanan Pemrosesan Kartu dari Pihak Pertama untuk menerima pembayaran rutin atau menerapkan penagihan berlangganan, Pihak Kedua mengakui dan menyetujui bahwa Pihak Pertama berhak untuk membatalkan langganan apapun sehubungan dengan kartu apapun setelah menerima permintaan Tagihan Balik atas kartu tersebut dengan segera memberi pemberitahuan tertulis. Pihak Pertama tidak bertanggung jawab atas Kerugian yang diderita oleh Pihak Kedua mengenai atau sehubungan dengan pembatalan tersebut sesuai dengan Ketentuan ini. Selanjutnya, Pihak Pertama tidak akan bertanggung jawab untuk berlangganan kembali atas kartu tersebut, yang sepenuhnya adalah tanggung jawab Pihak Kedua.
    5. Apabila Pihak Kedua memilih Metode Switcher:
      1. Pihak Pertama dapat, atas permintaan Pihak Kedua, membantu permohonan ID Merchant Pihak Kedua ke bank mitra. Bantuan tersebut dapat berupa:
        1. Pengumpulan dan pengajuan dokumen perusahaan Pihak Kedua kepada bank terkait;
        2. Negosiasi penentuan harga;
        3. Penyelesaian formulir permohonan ID Merchant untuk Pihak Kedua; dan/atau
        4. Berhubungan dengan bank terkait untuk memberikan informasi lain yang dipersyaratkan oleh bank tersebut.

        Untuk menghindari keraguan, tanpa mengabaikan hal-hal yang terdapat dalam Ketentuan 5.4 (a) ini, Pihak Pertama atas diskresinya sendiri yang absolut sehubungan dengan cara yang dapat digunakan dalam membantu Pihak Kedua dalam pendaftaran ID Merchant Pihak Kedua dan dapat sewaktu-waktu berbeda dengan daftar yang disebutkan diatas sebagaimana dianggapnya pantas.

      2. Penyelesaian segala dana yang diterima ke dalam akun merchant Pihak Kedua, dilakukan langsung dengan bank yang ditunjuk dimana akun dibuka dan karenanya segala hal yang berhubungan dengan penyelesaian tersebut ditentukan sepenuhnya oleh bank yang ditunjuk tersebut. Pihak Pertama tidak bertanggung jawab (baik secara langsung atau tidak langsung) untuk masalah apapun sehubungan dengan penyelesaian, yang akan dikelola sendiri antara Pihak Kedua dan bank yang ditunjuk, dan karenanya tidak akan bertanggung jawab kepada Pihak Kedua atas Kerugian yang timbul (baik secara langsung maupun tidak langsung) sehubungan dengan hal tersebut.
      3. Pihak Kedua mengakui dan menyetujui bahwa Pihak Pertama tidak bertanggung jawab atas penolakan (jika ada) atas permohonan switcher Merchant Pihak Kedua, yang merupakan keputusan sepihak dan final dari bank yang bersangkutan, dan karenanya Pihak Pertama juga tidak akan bertanggung jawab atas segala biaya, tagihan, kerusakan, pengeluaran, kewajiban, penggantian, ongkos dan kerugian yang timbul (baik secara langsung atau tidak langsung) bagi Pihak Kedua sehubungan dengan penolakan tersebut.
    6. Pihak Kedua setuju untuk tunduk kepada syarat dan ketentuan (-ketentuan) dari bank yang ditunjuk (dalam hal Metode Aggregator atau Metode Switcher yang dipilih) dimana akun merchant dibuat dan dipelihara dan segala syarat dan ketentuan yang ditentukan oleh bank tersebut akan menjadi bagian dari dokumen ini sebagai referensi.
    7. Pihak Kedua mengakui, menyetujui dan berjanji bahwa, ketika menerima pembayaran melalui kartu, dirinya akan mematuhi semua pedoman, aturan dan peraturan yang diberlakukan oleh semua bank, lembaga jasa keuangan, jaringan pembayaran, atau lembaga keuangan intermediasi lainnya yang mengoperasikan jaringan pembayaran yang didukung oleh Pihak Pertama (termasuk peraturan pengoperasian jaringan kartu pembayaran untuk jaringan Visa, MasterCard, JCB, American Express, dan jaringan UnionPay) ("Aturan Jaringan") yang berlaku untuk merchant, termasuk Aturan Jaringan yang disediakan oleh Visa, MasterCard, JCB, American Express, dan/atau UnionPay. Pihak Kedua mengakui dan menerima, dan berjanji untuk mematuhi semua Aturan Jaringan, termasuk semua larangan untuk (i) memberikan pengembalian uang tunai atas Tagihan pada kartu kredit, kecuali diwajibkan oleh undang-undang, aturan atau peraturan, (ii) menerima uang tunai yang setara, atau barang berharga lainnya untuk Pengembalian Dana, (iii) bertindak sebagai perantara pembayaran atau agregator, atau menjual kembali Layanan Pemrosesan Kartu atas nama orang lain, (iv) menyerahkan kepada Pihak Kedua atau direkturnya, petugasnya, karyawannya atau perwakilannya yang dipercaya atau diketahui sebagai Tagihan yang tidak benar, atau (v) menggunakan Layanan Pemrosesan Kartu dengan cara yang menyalahgunakan jaringan bank, layanan jasa keuangan, jaringan pembayaran, atau lembaga keuangan intermediasi lainnya atau pelanggaran dari Aturan Jaringan. Jaringan kartu pembayaran dapat mengubah Aturan Jaringan kapan saja tanpa pemberitahuan, dan, dalam hal demikian, Pihak Pertama berhak mengubah Layanan Pemrosesan Kartu yang diberikan kepada Pihak Kedua setiap saat untuk mematuhi Aturan Jaringan tersebut.
    8. Pihak Kedua mengakui dan menyetujui, dan berjanji untuk menjaga hubungan langsung dengan masing-masing Pengguna Akhir dan bertanggung jawab untuk: (i) memperoleh persetujuan yang sesuai untuk mengajukan Tagihan melalui Layanan Pemrosesan Kartu atas nama setiap Pengguna Akhir; (ii) memberikan konfirmasi atau tanda terima kepada Pengguna Akhir untuk setiap Tagihan; (iii) memverifikasi identitas setiap Pengguna Akhir; dan (iv) menentukan kelayakan dan wewenang Pengguna Akhir untuk menyelesaikan semua transaksi antara dirinya dan Pengguna Akhir.
    9. Terlepas suatu transaksi berhasil diotorisasi, Pihak Pertama tidak akan bertanggung jawab atas Kerugian yang timbul bagi Pihak Kedua (baik secara langsung atau tidak langsung) sehubungan dengan Tagihan yang diotorisasi dan diselesaikan yang dapat berubah menjadi Tagihan Balik, Pengembalian Dana, atau Pembalikan Dana yang diajukan tanpa otorisasi atau dengan kesalahan, atau yang dianggap melanggar undang-undang, aturan atau peraturan apa pun.
    10. Pihak Kedua akan seketika bertanggung jawab kepada Pihak Pertama untuk segala Tagihan Balik, Pengembalian dana, Pembalikan Dana tanpa memperhatikan alasan atau waktunya. Apabila Pengembalian Dana atau Pembalikan Dana dimintakan oleh Pengguna Akhir, pengembalian dana akan diberikan senilai Tagihan asli, nilai yang sama akan dikurangkan oleh Pihak Pertama seketika dari saldo di Rekening(-rekening) Top-Up dan Dashboard Pihak Kedua setelah melakukan Pengembalian Dana tersebut, dengan ketentuan bahwa kegagalan atau penundaan apapun dalam mengurangi nilai yang sesuai tersebut, tidak dapat diartikan atau dianggap sebagai penyampingan terhadap salah satu atau segala hak Pihak Pertama atas nilai yang sesuai tersebut. Jika saldo dalam Rekening Top-Up Pihak Kedua kurang dari jumlah nilai Tagihan Balik, Pengembalian Dana atau Pembalikan Dana, Pihak Pertama akan menerbitkan pemberitahuan tertulis kepada Pihak Kedua untuk melakukan pembayaran kembali segala biaya yang timbul sehubungan dengan Tagihan Balik, Pengembalian Dana atau Pembalikan Dana tersebut, dan Pihak Kedua akan melakukan penggantian tersebut dalam waktu tujuh (7) hari kalender sejak diterimanya pemberitahuan tersebut. Pihak Kedua mengakui dan menyetujui untuk menanggung segala Kerugian yang timbul (baik secara langsung atau tidak langsung) sehubungan dengan setiap Tagihan Balik, Pengembalian Dana atau Pembalikan Dana dan akan mengganti kerugian Pihak Pertama secara penuh terkait dalam hal tersebut.
    11. Mengacu kepada Ketentuan 5.9, bila terjadi pengakhiran yang diprakarsai oleh salah salah satu Pihak baik dengan atau tanpa alasan, Pihak Pertama berhak untuk menyelesaikan pembayaran kartu kepada Pihak Kedua dalam seratus dua puluh (120) hari kalender sejak salah satu Pihak mengirimkan pemberitahuan pengakhiran kepada Pihak yang lain.
    12. Pihak Pertama tidak berkewajiban untuk membantu Pihak Kedua dalam sengketa atas klaim apapun yang diajukan oleh Pengguna Akhir atau lembaga keuangan sehubungan dengan Tagihan Balik atau Pembalikan Dana. Namun demikian, bila Pihak Pertama setuju untuk memfasilitasi Pihak Kedua dalam sengketa klaim tersebut, Pihak Kedua setuju dan berjanji untuk menyediakan semua informasi, data dan dokumentasi yang diperlukan (atas keputusan Pihak Pertama sendiri) sehubungan dengan sengketa tersebut dalam waktu tujuh (7) hari kalender sejak permintaan Pihak Pertama untuk informasi, data dan dokumentasi tersebut dimintakan. Tanpa mengesampingkan pemberian bantuan apapun dari Pihak Pertama, Pihak Pertama tidak membuat pernyataan atau menjamin bahwa Pihak Kedua akan dimenangkan dalam persengketaan tersebut, dan keputusan atas persengketaan tersebut adalah diskresi lembaga keuangan yang bersangkutan sepenuhnya. Jika suatu sengketa sepenuhnya atau sebagian dimenangkan oleh Pihak Kedua, lembaga keuangan yang bersangkutan dapat mengkredit dana terkait dengan Tagihan yang merupakan objek dari Tagihan Balik atau Pembalikan Dana (atau bagian daripadanya) ke (di mana Metode Agregator berlaku) akun merchant Pihak Pertama atas nama Pihak Kedua atau (di mana Metode Switcher berlaku) akun merchant dari Pihak Kedua.
    13. Pihak Pertama berhak dan memiliki wewenang penuh untuk menangguhkan atau menghentikan penyediaan Layanannya kepada Pihak Kedua di mana tingkat Tagihan Balik keseluruhan transaksi yang dilakukan oleh Pihak Kedua atau oleh Pihak Pertama atas nama Pihak Kedua melebihi 0.5%. Pihak Pertama selanjutnya berhak dan memiliki wewenang penuh untuk menghentikan Pemrosesan menangguhkan penyediaan Pemrosesan Kartunya ke Pihak Kedua jika Pihak Kedua gagal mengelola Tagihan Balik secara tepat waktu dan efektif dengan Pengguna Akhir (sebagaimana merupakan diskresi penuh Pihak Pertama). Pihak Pertama tidak bertanggung jawab atas segala Kerugian yang diderita (baik secara langsung atau tidak langsung) oleh Pihak Kedua sehubungan dengan penangguhan atau penghentian Layanannya (termasuk Layanan Pemrosesan Kartu) kepada Pihak Kedua sesuai dengan Ketentuan 5.12 ini.
    14. Pihak Pertama berhak untuk memberikan informasi yang diberikan oleh Pihak Kedua yang digunakan untuk mengidentifikasi sifat produk atau layanan dengan bank, layanan keuangan, jaringan pembayaran, atau lembaga keuangan intermediasi lainnya, yang mencakup penugasan kegiatan usaha dari Pihak Kedua ke kode kategori pedagang jaringan pembayaran tertentu merchant category code (MCC).
    15. Pihak Pertama harus mengambil tindakan teknis dan terorganisir yang sesuai untuk menjamin kerahasiaan Data Pribadi terhadap akses yang tidak sah dan untuk mencegah pengungkapan atau penggunaan yang tidak sah.
    16. Pihak Kedua mengakui dan memahami bahwa Data Pribadi dapat dipindahkan ke luar negeri agar Pihak Pertama dapat menyediakan Layanan, dan Pihak Kedua menjamin akan memberi semua hal yang diperlukan untuk pengungkapan dan / atau mendapatkan segala persetujuan yang diperlukan untuk pemindahan Data Pribadi ke luar negeri.
    17. Pihak Kedua disarankan untuk menyimpan catatan atau bukti perdagangan, pengiriman barang dan / atau layanan dan penerimaan pembayaran seperti faktur pajak, slip pengiriman, tanda terima, dan dokumen lainnya yang dapat digunakan untuk membuktikan hak untuk menerima pembayaran bagi Pihak Kedua, sebagai bukti jika terjadi sengketa. Pihak Kedua mengakui dan menegaskan bahwa ia bertanggung jawab penuh untuk memelihara catatan cadangan yang lengkap atas semua informasi yang berkaitan dengan perintah, pertanyaan dan pembelian dan setiap informasi yang disampaikan kepada Pihak Pertama dengan tujuan untuk menyediakan Layanan. Pihak Kedua mengakui bahwa catatan atau bukti sumbangan yang tidak cukup dapat meningkatkan risiko bahwa Pihak Kedua tidak dapat berhasil mempertahankan tagihan balik, pengembalian dana, pembalikan dana dan penolakan yang diminta dan menyetujui bahwa ia bertanggung jawab atas segala risiko dan segala kerugian, kerusakan, biaya dan kewajiban yang timbul dari padanya.
    18. Dalam hal Pihak Pertama mewajibkan dilakukannya verifikasi atas transaksi yang berkaitan dengan Pihak Kedua, Pihak Kedua setuju dan berjanji untuk menyediakan semua informasi dan dokumen yang relevan dalam waktu tujuh (7) hari kalender sejak Pihak Pertama meminta. Pihak Kedua selanjutnya menyetujui dan berjanji akan membantu Pihak Pertama mendapatkan informasi dan dokumen tersebut dan tidak akan menghalangi, mengganggu, atau menghambat Pihak Pertama dalam memperoleh informasi dan dokumen tersebut.
  6. LAYANAN VALUTA ASING
    1. Transaksi valuta asing apapun yang dilakukan atau akan dilakukan oleh Pihak Pertama untuk kepentingan Pihak Kedua akan selalu tunduk pada ketentuan berikut:

    2. Layanan Valuta Asing dapat disediakan oleh Pihak Pertama kepada Pihak Kedua berdasarkan metode-metode berikut:
      1. proses manual dimana Pihak Kedua secara langsung meminta Pihak Pertama secara tertulis via transmisi surat elektronik, faks atau Layanan Pesan Instan untuk layanan penukaran valuta asing dari Pihak Pertama; atau
      2. melalui API Pihak Pertama.
    3. Sumber Dana harus tersedia: Pihak Pertama tidak berkewajiban untuk menyelesaikan transaksi penukaran valuta asing apapun dan/atau melakukan konversi apapun kecuali dana yang akan dikonversi telah diterima dari Pihak Kedua pada rekening bank yang telah ditentukan, dan karenanya tidak akan berkewajiban untuk menyelesaikan transaksi penukaran valuta asing dan/atau melakukan konversi pada hari yang sama Pihak Kedua mengirimkan mata uang USD dengan jumlah yang ingin ditukarkan setelah pukul 13:00, pada hari kerja yang sama atau pada hari libur.
    4. Layanan Penukaran Valuta Asing melalui proses manual: Apabila sumber dana yang akan dikonversi telah diterima, dan Pihak Kedua telah mengajukan permintaan layanan penukaran valuta asing via proses manual sebelum pukul 13.00 pada hari kerja, Pihak Pertama harus memberikan tanggapan tertulis kepada Pihak Kedua mengenai kurs nilai tukar yang berlaku untuk transaksi tersebut, nilai kurs akan ditentukan oleh Pihak Pertama atas diskresinya sendiri secara mutlak . Sesuai dengan Ketentuan 6.5 dan 6.9 di bawah ini, kurs nilai tukar yang berlaku akan menjadi nilai kurs akhir setelah Pihak Kedua memberi konfirmasi tertulis persetujuan akan kurs nilai tukar tersebut. Sesuai dengan Ketentuan 6.5 dan 6.9 di bawah ini, setelah menerima konfirmasi akan kurs nilai tukar yang berlaku, Pihak Pertama harus menyelesaikan transaksi penukaran valuta asing dan melakukan konversi dengan mengkredit jumlah yang dikonversi dalam rupiah ke Rekening Top-Up dan Dashboard Pihak Kedua sebelum pukul 17.00 pada hari kerja yang sama, Pihak Pertama maupun Afiliasinya TIDAK AKAN PERNAH DIANGGAP melanggar Ketentuan 6.3 ini dan bertanggung jawab atas Kerugian yang dialami oleh Pihak Kedua sebagai akibat penundaan atau kegagalan mematuhi Ketentuan 6.3 ini (baik langsung maupun tidak langsung) yang disebabkan karena kesalahan, kegagalan, keterlambatan, kerusakan, penundaan atau kejadian lain yang timbul di luar kendali Pihak Pertama (termasuk, namun tidak terbatas pada, kegagalan teknis atau infrastruktur apa pun atau kerusakan sistem perbankan dan transmisi keuangan).
    5. Layanan Pertukaran Valuta Asing melalui API: Apabila sumber dana yang akan dikonversi telah diterima di Rekening Top-Up Pihak Kedua, dan permintaan layanan penukaran valuta asing Pihak Pertama melalui API dibuat oleh Pihak Kedua sebelum pukul 13.00 pada hari kerja, Pihak Kedua dapat (a) memeriksa kurs nilai tukar indikatif yang berlaku dan (b) menyelesaikan transaksi penukaran valuta asing dan melaksanakan konversi melalui API dari Pihak Pertama. Jumlah yang dikonversi dalam rupiah akan dikreditkan secara otomatis ke Rekening Top-Up dan Dashboard Pihak Kedua pada hari kerja yang sama setelah permintaan penyelesaian transaksi penukaran valuta asing dan pelaksanaan konversi dilakukan, Pihak Pertama maupun afiliasinya TIDAK AKAN PERNAH dianggap melanggar Ketentuan 6.4 ini maupun bertanggung jawab atas Kerugian yang diderita oleh Pihak Kedua sebagai akibat penundaan atau kegagalan dalam mematuhi Kondisi 6,4 ini (baik langsung maupun tidak langsung) yang disebabkan karena kesalahan, kegagalan, keterlambatan, kerusakan, penundaan atau kejadian lain yang timbul di luar kendali Pihak Pertama atau Afiliasinya (termasuk, namun tidak terbatas pada kegagalan teknis atau infrastruktur atau kerusakan sistem perbankan dan transmisi keuangan).
    6. Nilai Tukar yang Ditawarkan pada Waktu Konversi adalah Nilai Tukar Akhir: Pihak Kedua mengakui dan menyetujui bahwa, walaupun Pihak Kedua telah memberikan konfirmasi tertulis persetujuan akan kurs nilai tukar yang berlaku, semua kurs nilai tukar yang ditawarkan sebelum konversi hanyalah nilai tukar indikatif, dan bahwa nilai tukar akhir untuk transaksi penukaran valuta asing tersebut adalah kurs yang ditawarkan oleh Pihak Pertama pada saat konversi dilakukan.
    7. Tidak ada Rekonversi: Pihak Kedua mengakui, menyetujui dan memahami bahwa semua konversi bersifat final dan tidak dapat dibatalkan. Pihak Pertama tidak akan melakukan rekonversi atas nilai apapun yang telah dikonversi oleh Pihak Pertama untuk Pihak Kedua.
    8. Hak untuk Seketika Menangguhkan layanan Pertukaran Valuta Asing: Apabila ada perubahan atau perkembangan yang cenderung mengarah kepada perubahan moneter, politik (termasuk, namun tidak terbatas pada, perubahan karena aksi militer), keuangan (termasuk namun tidak terbatas pada, kondisi pasar saham, kondisi pertukaran mata uang di pasar keuangan dan tingkat suku bunga) atau kondisi ekonomi di Indonesia atau secara global (termasuk perubahan atau perkembangan saham, obligasi, uang, sindikasi pinjaman dan pasar suku bunga) atau kontrol devisa di Indonesia atau secara global atau yurisdiksi lain yang relevan dengan konversi mata uang atau terjadinya kombinasi dari setiap perubahan atau perkembangan tersebut, yang menurut pendapat sepihak Pihak Pertama dapat dan akan menyebabkan perubahan material atas nilai tukar mata uang, Pihak Pertama dapat dengan seketika menangguhkan penyediaan Layanan untuk jangka waktu yang tidak ditentukan dengan terlebih dahulu memberi notifikasi tertulis kepada semua pihak mengenai niatnya untuk menangguhkan layanan tersebut dengan notifikasi pada situs web nya, via Layanan Pesan Instan, transmisi surat elektronik dan/atau pesan error via APIs.
    9. Hak untuk Menangguh Layanan Pertukaran Valuta Asing: Pihak Pertama dapat menangguh ketentuan atas layanan pertukaran valuta asingnya kepada seluruh pihak sewaktu-waktu untuk jangka waktu yang tidak ditentukan dengan terlebih dahulu memberi notifikasi dua puluh empat (24) jam untuk mengutarakan niatnya pada situs web nya, via Layanan Pesan Instan, transmisi surat elektronik dan/atau pesan error via APIs.
    10. Hak untuk Membatalkan Penawaran: Sebelum menyelesaikan transaksi penukaran valuta asing dan/atau pelaksanaan konversi apapun, dimana penyelesaian transaksi penukaran valuta asing dan/atau pelaksanaan konversi tersebut akan menyebabkan atau mungkin akan mengakibatkan efek buruk bagi Pihak Pertama (dalam setiap keadaan, akan ditentukan Pihak Pertama atas diskresinya sendiri ), atas diskresinya sendiri, Pihak Pertama berhak untuk (i) menolak melakukan konversi dan menyelesaikan transaksi berdasarkan nilai tukar tersebut dan menanggapi Pihak Kedua dengan pesan error atau memberi penawaran baru apapun, atau (ii) membatalkan transaksi penukaran valuta asing atau menolak untuk melakukan konversi berdasarkan penawaran yang telah dikonfirmasi terhadap suatu transaksi penukaran valuta asing, dan menanggapi Pihak Kedua dengan pesan gagal atau dengan memberi penawaran baru, dan untuk alasan-alasan tersebut Pihak Pertama tidak akan bertanggung jawab atas Kerugian apapun yang diderita oleh Pihak Kedua sehubungan dengan penolakan untuk menyelesaikan transaksi dan/atau melakukan konversi tersebut.
  7. KEWAJIBAN UNTUK PEMBAYARAN TIDAK SAH DAN KEWAJIBAN LAIN
    1. Pihak Kedua mengakui dan menyetujui bahwa Pihak Pertama dan setiap Afiliasinya tidak berkewajiban dan tidak bertanggung jawab dalam segala hal, dan bahwa Pihak Kedua bertanggung jawab atas segala Kerugian yang dialami oleh Pihak Pertama yang timbul dari:
      1. kelebihan pembayaran, kesalahan pembayaran, Pembayaran Kembali apapun atau pembayaran tidak sah lainnya yang disebabkan oleh Pihak Kedua atau Pengguna Akhirnya (secara bersama-sama disebut "Pembayaran Tidak Sah")
      2. kesalahan, cidera janji, kelalaian, perbuatan buruk atau penipuan apapun oleh Pihak Kedua, karyawan, direktur, pejabat, perwakilan dari Pihak Kedua atau siapapun yang bertindak atas nama Pihak Kedua; dan/atau
      3. kerugian yang dialami oleh Pihak Pertama sehubungan dengan kegagalan Pihak Kedua untuk mematuhi persyaratan Perjanjian Layanan atau Ketentuan ini.
    2. Pihak Kedua akan bertanggung jawab atas seluruh dan segala kerugian Pihak Pertama pada ayat 1 di atas bila Pihak Kedua menonaktifkan fitur "FDS Whitelist" pada Layanan yang disediakan oleh Pihak Pertama.
    3. Dalam hal terjadi Pembayaran Tidak Sah atau kewajiban lainnya yang disebut di atas, Pihak Pertama dapat dengan seketika, mengurangi jumlah yang terhutang dari saldo Dashboard Pihak Kedua tanpa keberatan atau penolakan dari Pihak Kedua, atau (di mana saldo di Rekening Top-Up Pihak Kedua kurang dari jumlah nilai Pembayaran(-pembayaran) Tidak Sah dan/atau biaya atau kewajiban lain-lain yang timbul sesuai dengan Ketentuan 7 ini), Pihak Pertama akan menerbitkan pemberitahuan tertulis kepada Pihak Kedua untuk melakukan pembayaran kembali sehubungan dengan Pembayaran(-pembayaran) Tidak Sah dan / atau biaya atau kewajiban lainnya, dan Pihak Kedua akan melaksanakan penggantian tersebut dalam waktu tujuh (7) hari kalender sejak menerima pemberitahuan tersebut. Keterlambatan atau kegagalan Pihak Pertama untuk melakukan pengurangan tidak akan pernah dianggap sebagai pengesampingan salah satu atau segala hak Pihak Pertama sehubungan dengan Kerugian yang menjadi haknya.
  8. KEAMANAN DAN PENIPUAN
    1. Pihak Kedua menyatakan dan menjamin bahwa, setiap saat selama Perjanjian Layanan berlaku, Pihak Kedua akan memelihara dan mematuhi semua langkah-langkah keamanan yang layak untuk melindungi Sistem Komputer Pihak Kedua dan data yang tersimpan di dalamnya dari pengendalian tidak sah, perusakan, atau akses tidak sah lainnya dan mematuhi semua undang-undang, aturan, peraturan dan (dimana berlaku) aturan perusahaan kartu yang berlaku, termasuk, namun tidak terbatas pada Standar Keamanan Data Industri Kartu Pembayaran. Untuk keperluan Ketentuan 8.1 ini, "Sistem Komputer Pihak Kedua" artinya sistem komputer yang dioperasikan oleh atau atas nama Pihak Kedua yang menangkap atau menyimpan data Pengguna Akhir atau mengirimkan data Pengguna Akhir ke Pihak Pertama.
    2. Kecuali disebabkan oleh kelalaian Pihak Pertama, kesalahan yang disengaja atau penipuan, Pihak Kedua bertanggung jawab atas Kerugian yang timbul saat kredensial pembayaran hilang atau dicuri atau akun (-akun) digunakan untuk membeli produk atau layanan dari Pihak Kedua, ketika nama pengguna atau kata sandi Pihak Kedua bocor, atau penggunaan tidak sah atau modifikasi terhadap akun Pihak Kedua di platform Pihak Pertama. Pihak Pertama dan setiap Afiliasinya tidak menangggung Pihak Kedua atas Kerugian yang disebabkan oleh penipuan. Selanjutnya, Pihak Kedua mengakui dan menyetujui untuk sepenuhnya mengganti Kerugian apapun yang diderita Pihak Pertama sehubungan dengan (baik secara langsung maupun tidak langsung) Penggunaan kredensial yang hilang atau dicuri atau akun Pihak Kedua, kecuali kredensial atau akun tersebut telah hilang atau dicuri semata-mata karena kelalaian, kesalahan yang disengaja atau penipuan dari Pihak Pertama.
    3. Pihak Pertama dapat membantu Pihak Kedua melakukan investigasi dengan penegak hukum untuk memulihkan dana yang hilang. Namun, jika Pihak Pertama setuju untuk memfasilitasi Pihak Kedua dalam penyelidikan tersebut, Pihak Pertama tidak bertanggung jawab terhadap Pihak Kedua, atau bertanggung jawab atas kerugian finansial atau non-finansial (baik langsung maupun tidak langsung) atau konsekuensi lain sebagai akibat tindakan penipuan tersebut.
    4. Tanggung jawab ada pada Pihak Kedua untuk meninjau segala kontrol atas keamanan yang diberikan atau disarankan oleh Pihak Pertama, dan untuk menentukan apakah kontrol keamanan tersebut memadai atau sesuai untuk tujuannya dan, jika sesuai, secara independen akan menerapkan prosedur dan kontrol keamanan lainnya yang tidak disediakan oleh Pihak Pertama. Pihak Pertama tidak pernah menyatakan, menjamin atau memberikan garansi bahwa Pihak Kedua atau Pengguna Akhir tidak akan pernah menjadi korban penipuan.
    5. Pihak Kedua setuju untuk menyediakan bukti atas kepatuhannya pada Ketentuan 8.1 kepada Pihak Pertama bila dimintakan Pihak Pertama. Kegagalan untuk menyediakan bukti atas kepatuhan yang memuaskan bagi Pihak Pertama dapat mengakibatkan penangguhan Layanan atau pengakhiran Perjanjian Layanan.
    6. Pihak Pertama dapat memberikan data subjektif kepada Pihak Kedua mengenai kemungkinan terjadinya transaksi penipuan, yang memerlukan tindakan atau peninjauan kembali oleh Pihak Kedua. Pihak Pertama dapat juga memasukkan tindakan atau pengabaian Pihak Kedua sebagai penilaian subjektif kedepan saat mengidentifikasi potensi penipuan di masa depan. Namun demikian, Pihak Kedua mengakui dan menyetujui bahwa ia bertanggung jawab atas setiap tindakan yang dipilihnya (atau sebaliknya) terkait dengan data tersebut, dan atas pemberian informasi yang tidak akurat atau tidak benar kepada Pihak Pertama. Pihak Pertama tidak memberikan pernyataan jaminan atau memberikan garansi bahwa data subjektif tersebut akan akurat dalam mendeteksi penipuan dalam setiap keadaan, dan tidak bertanggung jawab atas Kerugian apapun yang terjadi sehubungan dengan transaksi penipuan yang tidak terdeteksi dari data subjektif yang diberikan kepada Pihak Kedua.
    7. Pihak Pertama dapat menyediakan atau menyarankan praktik terbaik dalam mengimplementasikan pencegahan kerugian dan memastikan pengalaman yang lancar. Pihak kedua setuju untuk meninjau segala praktik terbaik yang disarankan Pihak Pertama dan memilih yang paling pantas untuk kegiatan usahanya, serta mengimplementasikan prosedur dan kontrol keamanan yang tidak disediakan oleh Pihak Pertama.
  9. LISENSI DAN KEKAYAAN INTELEKTUAL
    1. Dengan tunduk pada syarat-syarat dalam Ketentuan ini, Pihak Pertama dengan ini memberikan kepada Pihak Kedua dan Pihak Kedua dengan ini menerima dari Pihak Pertama suatu lisensi pribadi, terbatas, non-eksklusif, tidak dapat dipindahtangankan, dan hak untuk menggunakan API Pihak Pertama dan disertai Dokumentasi Layanan yang bersangkutan untuk tujuan berikut:
      1. melakukan instalasi dan menggunakan API pada sejumlah mesin, sebanyak yang sewajarnya diperlukan (mesin tersebut adalah dan harus dipelihara di fasilitas yang dimiliki, dibawah penguasaan, atau disewa oleh Pihak Kedua) untuk menggunakan Layanan tersebut dengan tujuan melakukan transaksi dengan Pengguna-pengguna Akhir;
      2. menggunakan Dokumentasi Layanan yang menyertainya hanya dengan maksud menggunakan API dan Layanan; dan
      3. membuat setiap salinan API dan Dokumentasi Layanan yang diperlukan, dengan semua pemberitahuan hak cipta yang utuh, hanya untuk tujuan pengarsipan.
    2. Dengan tunduk pada syarat-syarat Ketentuan ini, Pihak Pertama dengan ini memberikan Lisensi bebas royalti yang tidak terbatas, tidak eksklusif, serta tidak dapat dipindahtangankan kepada Pihak Kedua untuk menggunakan merek dagang dan merek layanan Pihak Pertama (secara keseluruhan disebut "Materi Iklan"; dengan ketentuan bahwa Pihak Kedua setuju untuk mengubah, atas biaya Pihak Kedua sendiri, setiap Materi Iklan yang dalam penilaian sepihak Pihak Pertama, dianggap tidak tepat, tidak pantas, menyesatkan, atau menyalahgunakan merek dagang dan/atau merek jasa Pihak Pertama. Pihak Kedua, atas permintaan tertulis dari Pihak Pertama, akan segera menghentikan penggunaan Materi Iklan yang dianggap oleh Pihak Pertama melanggar Klausul ini 9.2. Tanpa mengesampingkan ketentuan apapun dalam Ketentuan ini, maka lisensi tersebut harus dicabut seketika dan secara otomatis setelah pengakhiran Perjanjian Layanan. Pihak Kedua tidak akan menambahkan, menghapus, atau memodifikasi Materi Iklan, Dokumentasi Layanan atau formulir yang disediakan oleh Pihak Pertama tanpa persetujuan tertulis dari Pihak Pertama.
    3. Pihak Kedua mengakui dan menyetujui bahwa kecuali atas hak dan lisensi yang secara tegas diberikan kepada Pihak Kedua dalam Ketentuan ini, antara Pihak Kedua dan Pihak Pertama, Pihak Pertama akan mempertahankan semua hak, kepemilikan dan kepentingan dalam dan terhadap Layanan-layanan, API, Dokumentasi Layanan, dan turunan apapun dari hal tersebut di atas ("KI Pihak Pertama"); dan, tidak ada yang terkandung dalam Perjanjian Layanan atau Ketentuan yang dapat ditafsirkan sebagai pemberian kepada Pihak Kedua sebagai akibat hukum, keberlakuan hukum, perintah larangan, atau sebaliknya, lisensi atau hak lainnya. Pihak Kedua tidak diperbolehkan untuk: (i) menggunakan, mereproduksi, mendistribusikan, atau mengizinkan orang lain untuk menggunakan, mereproduksi, atau mendistribusikan salah satu dari KI Pihak Pertama untuk tujuan selain yang ditentukan dalam Ketentuan ini; (ii) membuat KI Pihak Pertama tersedia bagi pihak ketiga yang tidak berwenang; (iii) menyewakan, mendistribusikan secara elektronik, kepemilikan kolektif dengan pembagian waktu tertentu (timeshare) atau memasarkan IP Pihak Pertama dengan saluran interaktif, layanan pemrosesan jarak jauh, biro jasa atau lainnya; atau, (iv) secara langsung atau tidak langsung memodifikasi, merekayasa balik, mendekompilasi, membongkar, atau mendapatkan kode sumber dari salah satu KI Pihak Pertama.
  10. PERNYATAAN DAN JAMINAN
    1. Pernyataan dan jaminan Pihak Pertama adalah sebagai berikut:
      1. Layanan-layanan dan API yang diberikan kepada Pihak Kedua berdasarkan dokumen ini akan sesuai dengan spesifikasi yang tercantum dalam Dokumentasi Layanan yang berlaku, sebagaimana dapat diubah dari waktu ke waktu atas diskresi Pihak Pertama sendiri yang mutlak, dan dalam Perjanjian Layanan.
      2. Pihak Pertama menyatakan dan menjamin lebih lanjut bahwa Pihak Pertama akan mematuhi semua undang-undang, aturan dan peraturan yang berlaku dan (dimana berlaku) aturan perusahaan kartu yang mengatur keamanan data Pengguna Akhir, termasuk, namun tidak terbatas pada, Standar Keamanan Data Industri Kartu Pembayaran.
      3. Jaminan-jaminan sebelumnya tidak akan berlaku jika: (i) suatu produk, layanan, atau pelaksanaan kewajiban yang dalam Ketentuan ini digunakan pada perubahan ketentuan Perjanjian Layanan, Ketentuan ini atau dokumentasi yang berlaku; (ii) setiap produk, layanan, atau pelaksanaan kewajiban yang dilisensikan dalam dokumen ini atau bagiannya telah dimodifikasi tanpa persetujuan tertulis dari Pihak Pertama; atau, (iii) cacat pada setiap produk, layanan, atau pelaksanaan kewajiban yang diberikan dalam dokumen ini disebabkan oleh malfungsi peralatan dari Pihak Kedua atau perangkat lunak pihak ketiga lainnya.
      4. Dalam hal Pihak Kedua menemukan bahwa ada produk, layanan, atau pelaksanaan kewajiban yang tidak sesuai dengan pernyataan dan jaminan yang ditetapkan dalam Ketentuan 10.1 (a) dan Ketentuan 10.1 (b) dan melaporkan ketidaksesuaian tersebut kepada Pihak Pertama, Pihak Pertama akan, atas diskresinya , (i) menjalankan upaya komersial yang wajar untuk memperbaiki ketidaksesuaian tersebut tanpa membebankan biaya tambahan kepada Pihak Kedua, atau (ii) membayar kembali biaya yang dibayarkan untuk produk, layanan, atau pelaksanaan kewajiban yang tidak sesuai dalam waktu sembilan puluh (90) hari sebelum sejak Pihak Kedua menemukan ketidaksesuaian tersebut. Upaya pemulihan yang disebutkan dalam ayat ini merupakan upaya pemulihan sepihak dan eksklusif Pihak Kedua dan seluruhnya merupakan tanggung jawab Pihak Pertama berdasarkan Ketentuan 10.1 (a) dan Ketentuan 10.1 (b).
      5. Pihak Pertama menyatakan dan menjamin bahwa ia tidak akan menggunakan atau mengungkapkan data unik Pengguna Akhir non-publik yang diajukan oleh Pihak Kedua kecuali jika diperlukan (i) untuk menyediakan Layanan kepada Pihak Kedua berdasarkan dokumen ini, (ii) untuk menyediakan layanan pengecekan penipuan secara umum tanpa mengungkapan informasi Pengguna Akhir yang dapat diidentifikasi secara pribadi, atau, (iii) sebagaimana diizinkan atau diwajibkan oleh hukum.
    2. Perwakilan dan jaminan Pihak Kedua adalah sebagai berikut:
      1. Pihak Kedua menyatakan dan menjamin bahwa: (i) ia memiliki segala hak, kekuasaan dan kemampuan yang diperlukan untuk melaksanakan Perjanjian Layanan dan untuk melaksanakan kewajibannya dalam Perjanjian Layanan tersebut(termasuk namun tidak terbatas pada Ketentuan-Ketentuan ini); (ii) tidak memerlukan otorisasi atau persetujuan dari pihak ketiga sehubungan dengan penandatanganan, penyampaian atau pelaksanaan Perjanjian Layanan; (iii) Perjanjian Layanan merupakan kewajiban hukum, yang berlaku dan mengikat untuk, dan dapat dilaksanakan oleh Pihak Kedua sesuai dengan ketentuannya, dan tidak melanggar perjanjian lain yang mengikat Pihak Kedua; dan (iv) penggunaan Layanan dipergunakan hanya untuk transaksi yang sah dan kegiatan usaha yang mematuhi segala undang-undang, peraturan, dan regulasi yang berlaku dan (v) ia telah dan akan mematuhi segala undang-undang, peraturan, dan regulasi yang berlaku.
      2. Pihak Kedua selanjutnya menyatakan dan menjamin bahwa pemasangan, konfigurasi, dan penggunaan Layanan dan API harus sesuai dengan spesifikasi yang tercantum dalam Dokumentasi Layanan yang berlaku dan persyaratan di dalam Perjanjian Layanan dan khususnya (jika berlaku) spesifikasi yang tercantum dalam dokumentasi layanan atau persyaratan dan ketentuan lainnya dari pemberi lisensi pihak ketiga dari Pihak Pertama, sebagaimana ditetapkan oleh Pihak Pertama dan menjadi bagian dari dokumen ini sebagai referensi.
      3. Pihak Kedua selanjutnya menyatakan dan menjamin bahwa, sebelum mengirim informasi Pengguna Akhir kepada Pihak Pertama, ia akan menyediakan dan mengungkap dengan sewajarnya dan/atau mendapatkan semua persetujuan yang diperlukan dari setiap Pengguna Akhir mengenai niat pengungkapan dan penggunaan dari data Pengguna Akhir.
      4. Pihak Kedua selanjutnya menyatakan dan menjamin bahwa (i) ia memiliki segala hak dan kewenangan untuk menjual atau mendistribusikan produk atau jasa, yang merupakan alasan Pihak Kedua menggunakan Layanan, (ii) Pihak Kedua telah dan akan mematuhi semua undang-undang dan peraturan yang berlaku terkait dengan penggunaan Layanan, dan (iii) tidak ada satu pun produknya yang melanggar hak atas Kekayaan Intelektual dari pihak ketiga manapun dan tidak dan tidak mengandung konten apapun yang melanggar setiap undang-undang dan peraturan yang berlaku atau hak pihak ketiga.
      5. Pihak Kedua menyatakan dan menjamin bahwa Pihak Kedua mematuhi semua undang-undang dan pembatasan dan tidak satupun produk atau Jasa yang diekspor atau diimpor dari dan terlibat atau akan bertransaksi dengan (i) setiap negara atau orang, warga negara atau perusahaan yang yang telah dijatuhkan embargo barang oleh PBB dan/atau sanksi yang berlaku secara internasional seperti US Consolidated Sanction, OFAC Specially Designated Nationals,EU Financial Sanctions, UK Financial Sanctions, Interpol Wanted List, dan daftar sanksi lain yang berlaku; atau (ii) negara atau orang, warga negara atau perusahaan manapun yang masuk dalam daftar hitam FATF.
      6. Pihak Kedua menyatakan dan menjamin lebih lanjut bahwa dirinya tidak terlibat dan tidak akan melakukan tindakan untuk mendapatkan penawaran, pembayaran, janji untuk membayar, atau otorisasi atau persetujuan atas pembayaran atau pemberian uang, properti, hadiah atau hal lain yang bernilai, secara langsung atau tidak langsung, kepada "pegawai pemerintah" (termasuk pejabat atau pegawai pemerintah atau badan usaha milik pemerintah atau entitas yang dikendalikan atau organisasi internasional publik, atau orang yang bertindak dalam kapasitas resmi untuk atau atas nama salah satu dari hal tersebut di atas, atau partai politik atau pejabat partai atau kandidat jabatan politik) untuk mempengaruhi keputusan resmi atau mendapatkan keuntungan yang tidak semestinya; dan Pihak Kedua telah menjalankan usahanya sesuai dengan peraturan perundangan pencegahan-korupsi dan suap yang berlaku.
      7. Pihak Kedua menyatakan dan menjamin bahwa operasional Pihak Kedua telah atau akan dilakukan setiap saat sesuai dengan persyaratan pencatatan dan pelaporan keuangan yang berlaku dan undang-undang pemberantasan pencucian uang di Republik Indonesia, dan yurisdiksi lainnya dimana Pihak Kedua berusaha atau beroperasi, aturan dan peraturan di bawahnya dan segala aturan terkait sejenis, peraturan-peraturan atau pedoman terkait atau yang ditetapkan, dilaksanakan atau diberlakukan oleh badan pemerintah manapun atau persidangan oleh pengadilan manapun atau lembaga pemerintahan (secara keseluruhan disebut "Undang-Undang Pencucian Uang") dan tidak ada dakwaan, gugatan atau persidangan yang sedang diperiksa oleh pengadilan atau badan pemerintah, otoritas atau badan atau arbiter manapun yang mengaitkan Pihak Kedua melakukan pelanggaran Undang-Undang Pencucian Uang.
  11. KEGIATAN YANG DILARANG
    1. Kategori usaha dan kegiatan berikut dilarang untuk menggunakan Layanan Pihak Pertama ("Kegiatan Yang Dilarang"). Kategori Kegiatan Yang Dilarang dapat berubah dari waktu ke waktu seiring dengan perubahan peraturan perundangan-undangan, dan secara sepihak Pihak Pertama dapat mengubahnya tanpa memberikan notifikasi terlebih dahulu kepada Pihak Kedua. Dalam keadaan tertentu, daftar kegiatan di bawah memenuhi syarat untuk diproses dengan mendapatkan persetujuan sebelumnya dari Pihak Pertama.* Jenis kegiatan yang disebutkan pada kolom disebelah kanan bersifat menggambarkan saja, dan tidak lengkap. Apabila Pihak Kedua tidak yakin apakah kegiatan usahanya terkategori sebagai Kegiatan Yang Dilarang, atau memiliki pertanyaan bagaimana persyaratan tersebut berlaku, silahkan hubungi kami.
    2. Pihak Kedua secara hukum mengakui dan mengkonfirmasi persetujuan atau menyepakati Pihak Kedua tidak akan mempergunakan Layanan untuk menerima pembayaran terkait dengan bisnis-bisnis, kegiatan usaha, praktik usaha, atau transaksi berikut, kecuali telah terlebih dahulu menerima persetujuan secara tertulis dari Pihak Pertama:
    3. Pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual
      Hak kekayaan intelektual atau pelanggaran hak milik Penjualan, distribusi, atau akses ke musik, film, perangkat lunak bajakan, atau material-material yang berlisensi tanpa memperoleh izin dari pemegang hak; produk atau jasa apapun yang secara langsung melanggar atau memfasilitasi pelanggaran terhadap merek, hak cipta, rahasia dagang, atau hak milik atau hak privasi dari pihak ketiga;
      Barang palsu atau tidak resmi Penjualan atau penjualan kembali barang bermerek atau barang-barang designer atau jasa; penjualan barang atau jasa yang diimpor atau diekspor secara tidak sah;
      Importasi barang yang dilarang atau dibatasi ke Indonesia
      Produk industri percetakan Buku majalah dan segala jenis barang serakan lainnya dan kertas dalam bahasa Indonesia ataupun bahasa daerah Indonesia, barang cetakan buku, majalah leafter, brosur surat kabar yang tertulis dalam huruf/aksara dan bahasa Cina, barang-barang offset dari kertas untuk Pembungkus rokok dan etika obat-obatan yang berbahasa Indonesia maupun yang sekedar menggunakan bahasa asing.
      Bahan-bahan Kimia Tertentu Produk turunan yang mengandung pengganti halogen dan garamnya, Pestisida, polimer etilena/stirena/vinil khlorida
      Pakaian Bekas Tidak termasuk barang bawaan pribadi penumpang
      Ekspor barang yang dilarang atau dibatasi dari Indonesia
      Produk pertanian, kehutanan, perikanan dan kelautan, industri dan pertambangan Karet Alam Spesifikasi Teknis (TSNR) yang tidak memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI); Karet alam dalam bentuk lain selain Standar Indonesia Rubber (SIR), beberapa Jenis Produk Kayu dan rotan, beberapa Jenis Ikan (Anak Ikan Arwana, benih ikan Botia hidup, Ikan botia hidup, Ikan Napoleon Wrasse, benih ikan sidat, calon induk dan induk udang Penaeidae, udang Jerbung, udang kuruma Ebi, Udang Galah), sisa dan skrap fero, ingot hasil peleburan kembali besi atau baja; Bijih timah, terak timah, tailing, batu mulia tidak termasuk intan dan batu semi mulia, batu mulia atau batu semi mulia sintetik
      Spesies yang masuk dalam daftar CITES Mamalia (primata, paus, lumba-lumba, pesut, gajah, badak, harimau, beruang madu, sigung, landak, Darah Orangutan, Kambing Sumatera), Burung (Elang, kakatua, burung beo, kasuari, cendrawasih, dll), Reptil (kura-kura, ular, buaya, kadal monitor; empedu, alat kelamin, gigi dan darah buaya) Serangga (kupu-kupu tertentu), Ikan (Arwana Merah, Coelacanth, Belida, Hiu Sentani, Stingray Sentani, penyapu gua, dll.) Bivalviax (Kepiting kelapa, cassuta cornuta, kima raksasa, kima raksasa) ) Orchidaceae, Nephentaceae & Palmae (Anggrek dan pohon palem tertentu), Dipterocarpaceae (tanaman dan biji Tengkawang), Rafflesiaceae
      Cagar Budaya Cagar budaya berupa benda cagar budaya, bangunan cagar budaya, dan/atau struktur cagar budaya yang memenuhi kriteria berusia lima puluh tahun atau lebih mewakili masa gaya paling singkat berusia lima puluh tahun memiliki arti khusus bagi sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, agama, dan/atau kebudayaan dan memiliki nilai budaya penguatan kepribadian bangsa.
      Barang dan layanan yang melanggar Hukum
      Perjudian Lotre (togel); biaya ikut serta lelang (yang tidak bisa dikembalikan); taruhan olahraga atau voor/pur; undian; permainan keberuntungan (roulette, lempar dadu, mesin judi dan sejenisnya) permainan kasino (Keno, Pi Gow Poker, Black Jack (21), Poker dan sejenisnya)
      Konten dan layanan dewasa Pornografi dan bahan-bahan berbau cabul (termasuk literatur, gambar dan media lain); mainan atau produk dengan orientasi sexual; portal yang menawarkan layanan berkaitan dengan sex seperti prostitusi, pendampingan, bayar per tampilan, siaran langsung dengan fitur chat, pemesanan pengantin via pos (mail-order brides), portal layanan kencan yang vulgar
      Senjata api dan bahan peledak Penjualan, distribusi, impor, ekspor pistol, amunisinya dan bahan-bahan peledak
      Narkotika dan obat-obatan psikotropika Penjualan, distribusi, impor, ekspor secara melawan hukum atas Narkotika Golongan I (Tanaman Papaver Somniferum L, Opium mentah, Opium masak, tanaman koka, tanaman ganja, metamfetamina, dan sejenisnya), Narkotika Golongan II (alphacetylmethadol, betameprodina, dekstromoramida, hidromorfon, trimeperidine, dan sejenisnya), Narkotika Golongan III (Asetildihidrokodeina, etilmorfina, propiram, dan sejenisnya)
      Mata Uang Virtual Mata uang virtual yang dapat dimonetisasi (dijadikan uang), dijual kembali, atau dikonversi secara fisik atau produk digital atau layanan atau keluar dari dunia virtual (contoh., Bitcoin); penjualan atas nilai yang tersimpan atau kredit dipertahankan, diterima dan diterbitkan oleh orang lain selain dari si penjual.

      * peraturan perundang-undangan dapat berubah dari waktu ke waktu sejak daftar ini dibuat

  12. PERNYATAAN-PERNYATAAN
    1. Kecuali dinyatakan secara tegas dalam Perjanjian Layanan atau Ketentuan ini, produk dan layanan yang diberikan dalam dokumen ini disediakan "apa adanya" dengan segala kesalahan dan tanpa suatu pernyataan atau jaminan apapun. Seluruh risiko terhadap kualitas, kinerja, ketepatan, dan usaha yang memuaskan menjadi tanggungan Pihak Kedua. Penafian jaminan ini berlaku bagi Pengguna Akhir dan pengguna produk dan jasa yang adalah Pengguna Akhir, serta menggantikan setiap jaminan dan ketentuan baik yang dinyatakan, tersirat, atau berdasarkan undang-undang, dan Pihak Pertama dengan ini secara khusus mengecualikan, sejauh diperbolehkan oleh hukum, setiap pernyataan, persyaratan atau jaminan, dinyatakan maupun tersirat, berkenaan dengan produk atau jasanya, termasuk jaminan tersirat tentang kelayakan jual, kesesuaian untuk suatu tujuan, judul, dan non-pelanggaran tertentu berkenaan dengan produk dan jasa, dan Jaminan tersirat apapun yang timbul dari jalannya transaksi atau dalam pelaksanaannya.
    2. Pihak Kedua mengakui bahwa Pihak Pertama bukan lembaga keuangan. Pihak Pertama dan setiap Afiliasinya bertanggung jawab hanya untuk pengiriman data dan/atau menfasilitasi transfer dana dan melaksanakan atau mengarahkan pembayaran, otorisasi pembayaran atau layanan keuangan tertentu dan tidak bertanggung jawab atas perbuatan atau kelalaian pihak ketiga, termasuk namun tidak terbatas pada (a) pengoperasian situs penyedia jasa internet ("ISP"), bank, pengelola keuangan, atau lembaga keuangan lainnya, (b) ketersediaan atau pengoperasian sistem operasi ISP, bank, pengelola keuangan atau lembaga keuangan lainnya, dan tidak akan bertanggung jawab atas kerugian keuangan atau non-keuangan (baik secara langsung atau tidak langsung) yang dialami Pihak Kedua sebagai akibat kesalahan, kelalaian, kegagalan, keterlambatan atau kerusakan ISP, bank, pengelola keuangan atau lembaga keuangan.
    3. Pihak Kedua mengakui dan menegaskan bahwa ia akan menanggung segala risiko pengumpulan, termasuk namun tidak terbatas pada, penipuan kartu kredit dan jenis penipuan lainnya, terkait dengan penjualan produk atau jasanya.
    4. Pihak Kedua mengakui dan menegaskan bahwa Pihak Pertama tidak bertanggung jawab untuk mengenali apakah pembelian, penjualan, sumbangan, pesanan, atau transaksi pembelian tertentu (masing-masing "Transaksi") adalah akurat atau benar atau khas dengan usaha Pihak Kedua. Pihak Kedua sepenuhnya bertanggung jawab untuk mengenali apakah Transaksi yang dilakukan oleh Pengguna Akhir adalah salah atau mencurigakan (termasuk, namun tidak terbatas pada, pembelian yang tidak biasa atau besar, atau permintaan pengiriman yang tidak lazim ke negara asing). Pihak Kedua mengakui, menyetujui dan berjanji untuk melakukan pemeriksaan yang wajar terhadap Transaksi yang tampak mencurigakan dan/atau salah, dan jika perlu, menghubungi Pengguna Akhir sehubungan dengan Transaksi yang mencurigakan atau salah tersebut sebelum memenuhi atau menyelesaikan Transaksi. Pihak Kedua sepenuhnya bertanggung jawab atas kerugian yang terjadi karena Transaksi yang salah atau bersifat menipu sehubungan dengan penggunaan Layanan, dan Pihak Pertama tidak bertanggung jawab atau memiliki kewajiban sehubungan dengan hal yang serupa.
    5. Pihak Kedua hanya akan menggunakan Layanan untuk transaksi yang sah dengan Pengguna Akhir. Pihak Kedua bertanggung jawab atas hubungannya dengan Pengguna Akhir, dan Pihak Pertama dan Afiliasinya tidak bertanggung jawab atau memiliki kewajiban dalam bentuk apapun atas produk atau jasa yang dipublikasikan atau dijual oleh Pihak Kedua, atau dibeli oleh Pengguna Akhir dari Pihak Kedua menggunakan Layanan; atau jika Pihak Kedua menerima sumbangan, agar Pihak Kedua mengkomunikasikan kepada Pengguna Akhir tujuan penggunaan sumbangan tersebut. Pihak Kedua mengakui dan menegaskan bahwa ia sendiri akan bertanggung jawab atas sifat dan kualitas produk atau jasa yang diberikan olehnya, dan atas pengiriman, dukungan, pengembalian dana, pengembalian, dan jasa tambahan lainnya yang diberikan olehnya kepada Pengguna Akhir, dan bahwa Pihak Pertama dan Afiliasinya tidak memiliki tanggung jawab atau kewajiban apapun sehubungan dengan hal yang serupa. Pihak Pertama berhak untuk mengakhiri Layanan dan Perjanjian Layanan seketika atas dugaan yang wajar bahwa Pihak Kedua terlibat dalam suatu transaksi(-transaksi) illegal dengan Pengguna Akhir dan/atau usaha illegal dan tidak bertanggung jawab atau memiliki kewajiban terhadap Kerugian yang muncul sehubungan dengan transaksi tersebut atau sehubungan dengan pihak manapun (termasuk, namun tanpa batasan, Pihak Kedua dan/atau Pengguna Akhir).
    6. Pihak Kedua memahami dan menyetujui (i) bahwa baik Pihak Pertama maupun pemberi lisensi pihak ketiga tidak dapat menjamin keakuratan tarif pajak yang diperoleh dari otoritas pajak, dan, (ii) bahwa Pihak Kedua adalah penanggung jawab utama dalam melakukan pembayaran pajak yang benar yang berlaku atas penjualan produk atau jasa Pihak Kedua.
    7. Untuk menghindari keraguan, Pihak Pertama tidak membuat suatu pernyataan, jaminan atau garansi sehubungan dengan kualitas, keaslian, kelayakan, ataupun pernyataan apapun sehubungan dengan sifat apapun dari barang atau layanan yang diberikan atau disediakan oleh Pihak Kedua dan tidak akan bertanggung jawab atau berkewajiban atas suatu tuntutan sehubungan dengan hal tersebut atau sehubungan dengan pihak manapun (termasuk, namun tanpa batasan, setiap Pengguna Akhir).
  13. PEMBERIAN GANTI RUGI DAN TANGGUNG JAWAB
    1. Ganti Rugi Pihak Pertama: Pihak Pertama harus melindungi, mengganti kerugian dan menanggung, atas biaya sendiri, Pihak Kedua, afiliasinya dan setiap direktur, pejabat, karyawan dan pengganti dan orang yang ditugaskan Pihak Kedua (masing-masing, adalah "Pihak Kedua Penerima Ganti Rugi") terhadap pihak ketiga yang mengajukan gugatan, klaim, gugatan sederhana, proses hukum, atau tindakan berdasarkan peraturan yang diajukan terhadap Pihak Kedua Penerima Ganti Rugi dan Kerugian terkait (termasuk biaya dan pengeluaran yang wajar untuk penasihat hukum dan konsultan lainnya, biaya pengadilan, dan biaya-biaya penyelesaian perselisihan lainnya) yang diderita atau muncul bagi Pihak Kedua Penerima Ganti Rugi, sejauh tindakan tersebut didasarkan atau timbul dari klaim bahwa jasa atau produk Pihak Pertama melanggar hak kekayaan intelektual, paten, rahasia dagang, atau hak kekayaan intelektual lainnya suatu pihak ketiga. Apabila suatu produk atau jasa Pihak Pertama menjadi, atau berdasarkan penilaian wajar Pihak Pertama diperkirakan sangat mungkin untuk menjadi objek dari gugatan pelanggaran hak kekayaan intelektual, Pihak Pertama dapat, berdasarkan pilihannya (i) memperoleh hak untuk Pihak Kedua dan Pelanggannya agar tetap dapat mempergunakan produk atau Jasa; (ii) mengganti atau mengubah produk dan layanan Pihak Pertama sehingga tidak lagi atau memperkecil kemungkinan bahwa produk atau jasa tersebut dianggap melanggar; atau (iii) apabila pilihan-pilihan sebelumnya secara komersial tidak memungkinkan, mengakhiri Perjanjian Layanan.
    2. Ganti Rugi Pihak Kedua: Pihak Kedua harus membela, melindungi, dan mengganti kerugian atas biayanya sendiri Pihak Pertama, afiliasinya dan setiap direktur, pejabat, karyawan terkait dan pengganti, dan orang yang ditugaskan oleh Pihak Pertama dan/atau afiliasinya (masing-masing, sebuah "Pihak Pertama Penerima Ganti Rugi") terhadap gugatan, klaim, gugatan sederhana, proses hukum, atau tindakan berdasarkan peraturan yang diajukan terhadap Pihak Pertama Penerima Ganti Rugi dan Kerugian terkait (termasuk biaya dan pengeluaran yang wajar untuk penasihat hukum dan konsultan lainnya, biaya pengadilan, dan biaya-biaya penyelesaian perselisihan lainnya) yang diderita atau muncul bagi Pihak Pertama Penerima Ganti Rugi, sejauh tindakan tersebut didasarkan atau timbul dari (i) suatu layanan atau produk lain dari Pihak Kedua yang melanggar hak cipta, paten, rahasia dagang, atau hak kekayaan intelektual pihak ketiga; (ii) suatu pelanggaran oleh Pihak Kedua atas suatu syarat, ketentuan, pernyataan dan jaminan yang dituangkan dalam Perjanjian Layanan dan Ketentuan ini; atau (iii) pemanfaatan Layanan ini oleh Pihak Kedua atau Pengguna Akhir yang tidak sesuai dengan suatu ketentuan dalam Perjanjian Layanan atau Ketentuan ini atau melanggar suatu aturan mengenai perlindungan data, Aturan Jaringan, atau undang-undang, aturan, atau regulasi lain yang berlaku.
    3. Pihak yang akan mengganti kerugian ("Pihak Pemberi Ganti Rugi") akan memberikan ganti rugi terhadap Pihak yang meminta ganti rugi ("Pihak Penerima Ganti Rugi") atas suatu klaim dengan ketentuan bahwa Pihak Penerima Ganti Rugi segera memberitahukan secara tertulis dan selambat-lambatnya tiga (3) hari kerja setelah Pihak Penerima Ganti Rugi mengetahui klaim tersebut (dengan ketentuan bahwa kegagalan untuk memberitahukan tidak akan mempengaruhi hak Pihak Penerima Ganti Rugi untuk menerima ganti rugi berdasarkan dokumen ini kecuali, dan hanya sejauh bila Pihak Pemberi Ganti Rugi benar-benar berprasangka secara demikian). Pihak Pemberi Ganti Rugi dapat berbeda pendapat tentang penyelesaian yang melibatkan perintah pengadilan yang bersifat sementara yang dapat mempengaruhi Pihak Penerima Ganti Rugi atau pengakuan kewajiban oleh Pihak Penerima Ganti Rugi tanpa terlebih dahulu menerima persetujuan tertulis dari Pihak Penerima Ganti Rugi.
    4. Pihak Pertama tidak bertanggung jawab terhadap Pihak Kedua atas klaim yang didasari:
      1. setiap dan semua Kerugian yang diderita oleh Pihak Kedua sehubungan dengan produk atau jasa Pihak Pertama yang telah dimodifikasi oleh pihak-pihak lain selain Pihak Pertama;
      2. setiap dan semua Kerugian yang diderita oleh Pihak Kedua sehubungan dengan Pihak Kedua menggunakan produk atau jasa Pihak Pertama bersamaan dengan data dimana penggunaan data tersebut memberi dasar untuk mengajukan klaim atas pelanggaran;
      3. setiap dan semua Kerugian yang diderita oleh Pihak Kedua sehubungan dengan kegagalan Pihak Kedua untuk memasang pembaharuan (upgrade) atau tambalan (patch) yang disediakan oleh Pihak Pertama dimana pembaharuan (upgrade) atau tambalan (patch) tersebut dapat menghindari Kerugian tersebut;
      4. setiap dan semua Kerugian yang diderita oleh Pihak Kedua sehubungan dengan penggunaan produk atau jasa Pihak Pertama dengan cara yang tidak sesuai dengan Dokumentasi Layanan yang diberikan dengan produk atau jasa tersebut;
      5. penggunaan produk atau jasa Pihak Pertama oleh Pihak Kedua dengan perangkat lunak atau perangkat keras yang tidak diizinkan oleh Pihak Pertama, dimana penggunaan perangkat lunak atau perangkat keras tersebut menimbulkan Kerugian bagi Pihak Kedua,
      6. setiap dan semua Kerugian yang diderita oleh Pihak Kedua sehubungan dengan tidak adanya lisensi atau izin apapun sehubungan dengan kegiatan usaha dan kegiatan operasional Pihak Kedua;
      7. setiap dan semua Kerugian yang diderita oleh Pihak Kedua sehubungan dengan klaim pelanggaran terhadap kekayaan intelektual yang dilakukan oleh Pihak Kedua; dan
      8. setiap kerugian, denda, biaya, dan klaim biaya lainnya (termasuk diantaranya, biaya penasihat hukum dan profesional), dan kerugian yang diderita atau timbul bagi Pihak Kedua sebagai akibat dari perbuatan melawan hukum (termasuk, antara lain, kelalaian dan kekeliruan), pelanggaran kewajiban perundang-undangan, kecurangan, penafsiran yang salah, kerusakan yang disengaja terhadap benda atau orang lain atau kesalahan lain yang disengaja atau tidak sengaja, dalam setiap kasus, yang berasal atau disebabkan oleh Pihak Kedua atau salah satu karyawan, direktur, petugas, perwakilan, agen atau afiliasinya.
      9. kelalaian untuk mengikuti Ketentuan 8.7, dimana Pihak Kedua mematikan atau lalai untuk mengikuti saran praktik terbaik dari Pihak pertama dapat meningkatkan probabilitas atas penipuan, kerugian dan kejadian serupa, kecuali kerugian tersebut adalah akibat perbuatan atau tindakan yang disengaja oleh Pihak Pertama.
    5. Dalam keadaan apapun (i), Pihak Pertama atau pemberi lisensi pihak ketiga lainnya tidak bertanggung jawab kepada Pihak Kedua atas kerugian atau biaya yang tidak langsung, tidak wajar, konsekuensial, khusus atau patut dicontoh atau kerugian yang diderita atau terjadi (walaupun Pihak Pertama atau salah satu dari pemberi lisensi pihak ketiga telah diberitahu tentang kemungkinan kerugian tersebut dan terlepas dari apakah mereka masing-masing mengetahui atau memiliki alasan untuk mengetahui kemungkinan akan timbulnya kerugian, cidera atau kerusakan yang dimaksud), termasuk, namun tidak terbatas pada, kehilangan pendapatan, keuntungan, itikad baik atau bisnis, penghematan yang diantisipasi, kehilangan reputasi, biaya keterlambatan, biaya data atau dokumentasi yang hilang atau rusak, atau kewajiban pihak tersebut kepada pihak ketiga yang yang berasal dari berbagai sumber; maupun (ii) seluruh tanggung jawab Pihak Pertama atau pemberi lisensi pihak ketiga kepada Pihak Kedua sehubungan dengan Perjanjian Layanan atau materi pokok dari Perjanjian Layanan, Ketentuan ini atau Layanan ini berdasarkan kontrak, perbuatan melawan hukum, kelalaian, tanggung jawab mutlak atau teori hukum yang dipersamakan lainnya, melebihi biaya yang dibayarkan atau dapat dibayarkan kepada Pihak Pertama oleh Pihak Kedua berdasarkan Perjanjian Layanan atau (dalam kasus perselisihan yang melibatkan pemberi lisensi pihak ketiga dari Pihak Pertama) biaya yang dibayarkan atau dapat dibayar kepada pemberi lisensi pihak ketiga tersebut selama periode enam bulan seketika sebelum tanggal timbulnya dasar untuk mengajukan gugatan.
    6. Pengecualian dan pembatasan terhadap Ketentuan 13 di atas tidak berlaku untuk kewajiban pada dokumen ini mengenai ganti rugi atas pelanggaran hak kekayaan intelektual pihak ketiga oleh Pihak Kedua atau atas kewajiban yang timbul karena cedera fisik atau kematian seseorang oleh Pihak manapun.
  14. INFORMASI RAHASIA
    1. Setiap Pihak ("Pihak Penerima") dengan ini menyetujui (i) untuk menjaga Informasi Rahasia Pihak lainnya ("Pihak Yang Mengungkapkan") secara ketat dan melakukan tindakan pencegahan yang pantas untuk melindungi Informasi Rahasia tersebut (termasuk, namun tidak terbatas mengambil tindakan pencegahan yang sama seakan-akan Pihak Penerima menyimpan informasi rahasia miliknya), (ii) tidak membocorkan Informasi Rahasia atau informasi apapun yang diperolehnya kepada pihak ketiga kecuali diperlukan untuk menyediakan atau menggunakan Layanan, (iii) setiap saat tidak akan mempergunakan Informasi Rahasia kecuali sebagaimana dimaksud dalam ayat ini, dan (iv) bahwa setiap karyawan atau pihak ketiga yang diberi akses terhadap Informasi Rahasia semacam itu harus memiliki dasar "perlu mengetahui" yang sah dan harus terikat secara tertulis untuk mematuhi kewajiban kerahasiaan Pihak Penerima, baik secara umum maupun khusus terhadap Perjanjian Layanan atau Ketentuan ini.
    2. Kecuali telah diatur dalam Perjanjian Layanan atau Ketentuan ini, dalam waktu tiga puluh (30) hari kalender setelah penghentian Perjanjian Layanan, Pihak Penerima harus memusnahkan semua materi yang merupakan Informasi Rahasia dan/atau Kekayaan Intelektual dari Pihak Yang Mengungkapkan dan memberikan sertifikasi tertulis kepada Pihak Yang Mengungkapkan yang ditandatangani oleh petugas yang berwenang atau perwakilan dari Pihak Penerima bahwa semua informasi tersebut telah dimusnahkan. Terlepas dari hal tersebut di atas, masing-masing pihak dapat menyimpan Informasi Rahasia yang (i) disimpan pada arsip atau file cadangan atau (ii) sebagaimana diperlukan untuk mematuhi peraturan perundang-undangan, peraturan perusahaan kartu yang berlaku atau kewajibannya sesuai dengan Perjanjian Layanan (termasuk Ketentuan ini), dengan ketentuan bahwa pihak tersebut terus menjaga kerahasiaan Informasi Rahasia tersebut sesuai dengan persyaratan dalam Perjanjian Layanan dan Ketentuan ini.
    3. Meskipun ada ketentuan dalam Perjanjian Layanan atau Ketentuan namun, masing-masing Pihak dapat mengungkapkan Informasi Rahasia ke Pihak lain sepanjang pengungkapan tersebut sesuai dengan perintah atau kewajiban yang sah dari lembaga pemerintahan atau pengadilan yang memiliki kompetensi, dengan ketentuan bahwa pemilik Informasi Rahasia harus diberi pemberitahuan dengan jangka waktu yang pantas dari perintah atau atau permintaan dan kesempatan untuk mengajukan perlawanan.
    4. Untuk menghindari keraguan dan tanpa mengesampingkan ketentuan sebelumnya, masing-masih Pihak berhak untuk mengungkapkan keberadaan hubungan antara Pihak Pertama dan Pihak Kedua yang muncul berdasarkan dokumen ini dan dapat meliputi nama, nama dagang, merek dagang, atau simbol dari Pihak lainnya untuk materi publikasinya, tanpa memerlukan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Pihak lainnya.
  15. LAIN-LAIN
    1. Para Pihak harus melaksanakan semua tugasnya berdasarkan Perjanjian Layanan (termasuk Ketentuan ini) sebagai kontraktor independen. Tidak satu pun ketentuan dalam Perjanjian Layanan yang dapat ditafsirkan sebagai pemberian salah satu Pihak kuasa untuk mengarahkan atau mengendalikan kegiatan sehari-hari Pihak lainnya, atau menyatakan bahwa Para Pihak sebagai prinsipal dan agen, pemberi kerja dan karyawan, pemberi waralaba dan penerima waralaba, mitra, modal ventura, pemilik bersama, ataupun sebagai peserta dalam suatu kerjasama. Para Pihak memahami dan menyetujui bahwa, kecuali sebagaimana ditentukan berbeda dalam Perjanjian Layanan, tidak ada Pihak yang memberi Pihak lain kuasa atau wewenang untuk membuat atau memberikan persetujuan, pernyataan, perwakilan, garansi, atau komitmen lainnya atas nama Pihak lainnya, atau untuk menandatangani kontrak atau menimbulkan pertanggung jawaban atau kewajiban apapun, tersurat maupun tersirat, atas nama Pihak lainnya, atau untuk mengalihkan, melepaskan, atau mengesampingkan hak, atau kepentingan dari Pihak lain tersebut.
    2. Dalam melaksanakan Layanan apapun berdasarkan Perjanjian Layanan dan Ketentuan ini, dari waktu ke waktu, sejauh diizinkan berdasarkan hukum, Pihak Kedua dengan ini menyetujui untuk mengizinkan Pihak Pertama, atas diskresi Pihak Pertama sendiri, untuk mendelegasikan tugas dan kewajibannya berdasarkan Perjanjian Layanan ini kepada Afiliasinya dan/atau Pihak Ketiga yang terpercaya. Untuk menghindari keraguan, bila Pihak Pertama memutuskan untuk mempergunakan haknya pada Ketentuan 15.2 ini, Pihak Pertama tidak akan dianggap melanggar Ketentuan 14 karena gagal atau terlambat memberitahu Pihak Kedua akan niat tersebut.
    3. Syarat dan Ketentuan ini ditampilkan dalam versi Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Untuk mematuhi Undang-Undang Republik Indonesia No. 24 Tahun 2009 tertanggal 9 Juli 2009 tentang bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan ("UU No. 24"), Para Pihak setuju versi Bahasa Indonesia dari Syarat dan Ketentuan ini akan dianggap sebagai suatu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dengan versi Bahasa Inggris. Dalam hal suatu kerancuan, keraguan atau inkonsistensi timbul antara teks Bahasa Inggris dan teks Bahasa Indonesia, atau jika terdapat perselisihan sehubungan dengan makna atau interpretasi dari ketentuan-ketentuan tertentu, Para Pihak dengan ini setuju bahwa versi Bahasa Indonesia akan dianggap dengan sendirinya diubah untuk menyesuaikan dengan versi Bahasa Inggris. Setiap Pihak selanjutnya setuju bahwa tidak ada Pihak yang akan dengan cara atau forum apapun, atau dalam yurisdiksi manapun, membantah keabsahan, atau mengajukan keberatan terhadap, Syarat dan Ketentuan ini atau transaksi-transaksi yang dimaksud dalam Perjanjian Layanan atas dasar ketidakpatuhan terhadap UU No. 24.