Buat akun gratis dalam 5 menit! Daftar sekarang

Blog

Dapatkan update terbaru terkait industri fintech, produk Xendit dan dapatkan tips untuk mengembangkan produk Anda.

Psikologi Marketing: Cara Menarik Perhatian & Mempengaruhi Konsumen

Xendit
Terakhir diperbarui: Juli 14, 2020
 •  3 min read

Salah satu fenomena menarik yang berkaitan dengan psikologi dan marketing adalah “inattentional blindness” yakni sebuah fenomena di mana seseorang seolah-olah “buta” atau tidak bisa melihat sesuatu yang sebenarnya berada di dalam jarak pandangnya.

Inattentional blindness adalah ketidakmampuan pikiran manusia untuk memroses apapun yang tidak menjadi fokus perhatian pada saat itu. Pada 1991, Mack dan Rock berhasil membuktikan bahwa orang-orang yang perhatiannya terfokus pada satu hal sering gagal untuk melihat benda lain yang tidak terduga, bahkan ketika benda itu muncul di dalam jangkauan indera mereka.

Sebagai pemasar, Anda tentu ingin memastikan bahwa audiens Anda tidak menjadi korban dari inattentional blindness ketika sedang menyampaikan pesan pemasaran.

Perlu Anda ketahui, otak manusia bekerja 85% secara autopilot setiap saat – namun, banyak pemasar membuat pesan pemasaran dengan anggapan bahwa audiens mereka selalu memperhatikan setiap saat. Hal ini berakibat pada perusahaan yang harus mengeluarkan uang dan sumber daya bukan hanya untuk iklan yang tidak efektif, tetapi juga menempatkan iklan tersebut di tempat yang salah.

Saat ini, orang cenderung tidak terpengaruh oleh iklan banner di homepage yang sedang mereka telusuri. Iklan banner tidak lagi bisa menarik perhatian dan fokus audiens.

Tidak mengherankan jika CTR dari iklan banner telah turun drastis selama beberapa tahun terakhir. Hal yang sama juga berlaku untuk iklan konvensional seperti iklan billboard, iklan di halte bus, dll. iklan, terutama iklan spanduk, telah benar-benar dianggap “tidak ada” oleh sebagian orang.

Cara Menarik Perhatian dan Mempengaruhi Persepsi Konsumen agar Tidak Terjebak Innatentional Blindness

Innatentional blindness adalah salah satu alasan utama mengapa konsumen mengabaikan berita, penawaran, dan iklan dari suatu brand, terutama dalam digital marketing

Lalu bagaimana cara kita melawan fenomena ini? Berikut adalah 4 cara penyampaian pesan brand agar tidak terhalang innatentional blindness.

1. Tarik Perhatian Audiens Ketika Mereka Sedang Tidak Melakukan Sesuatu yang Penting

Source: freepik.com

 Ketika seseorang sedang berselancar online dan sedang mencari sesuatu yang spesifik, mereka menjadi “buta” terhadap hal lain. Mereka hanya akan fokus pada apa yang sedang dicarinya. Maka dari itulah, Anda harus berinvestasi di dalam iklan yang Anda tahu bahwa audiens akan melihat iklan tersebut.

Inilah sebabnya iklan TV tetap menjadi jenis iklan yang efektif. Begitu juga iklan YouTube yang berjalan sebelum video diputar. Orang akan cenderung memperhatikan ketika sedang menunggu tayangan atau sedang tidak melakukan sesuatu yang penting.

2. Buatlah Iklan Anda Menjadi Relevan dan Dapat Membantu Audiens

Source: templatemonster.com

Ketika seseorang sedang mencari sesuatu secara online, ia akan lebih peka terhadap informasi yang menurutnya bernilai. Jadi, Anda harus menampilkan iklan yang relevan dengan kebutuhan mereka saat itu.

Banyak sekali pemasar yang sembarangan menempatkan iklan mereka – yang sama sekali tidak relevan dengan situs yang dikunjungi audiens.

Contoh sederhana adalah jika iklan bertujuan untuk menawarkan les gitar, penempatan iklan itu akan bekerja paling baik di situs atau forum yang berhubungan dengan gitar. Ini adalah contoh yang logis, tetapi sering dilupakan.

Kombinasikan logika dengan kreativitas, dan Anda akan memiliki strategi pemasaran online yang unggul.

3. Gunakan Kontras

Source: pinterest.com

Warna-warna cerah, pola-pola yang kuat, dan hal-hal yang bergerak, adalah sesuatu yang dapat menarik perhatian. Gunakan elemen-elemen ini di dalam iklan Anda untuk membuatnya menjadi lebih menonjol. Namun demikian, pastikan tampilan dari iklan tersebut masih nyaman dilihat oleh mata konsumen.

Jangan terlalu berlebihan, mampu menarik perhatian.

4. Manfaatkan Semua Saluran Pemasaran yang Tersedia

Jangan hanya bertujuan menjangkau audiens Anda melalui satu pendekatan. Memiliki satu pesan atau satu iklan di bagian atas atau di tengah homepage Anda tidak cukup untuk memastikan bahwa orang akan melihatnya. Gunakan semua cara yang berbeda untuk menjangkau pelanggan potensial Anda – pemasaran email, media sosial, pemasaran seluler, dll.

Demikian pembahasan mengenai cara menarik perhatian dan memengaruhi persepsi konsumen dalam kaitannya dengan psikologi marketing. Ingin bisnis Anda semakin berkembang? Integrasikan website toko online Anda dengan payment gateway agar bisa menerima pembayaran secara langsung di website Anda.

Xendit adalah payment gateway terbaik di Indonesia yang dapat membantu bisnis Anda semakin berkembang. Dengan adanya payment gateway Xendit, semua transaksi online Anda akan berjalan secara otomatis tanpa perlu konfirmasi manual. 

Xendit juga telah menggunakan API CyberSource yang merupakan perusahaan pengelola pembayaran terbesar di dunia yang berada di bawah naungan VISA, sehingga bisnis Anda akan mendapatkan nilai lebih di mata konsumen dalam hal keamanan dan kenyamanan dalam bertransaksi.

Daftar sekarang juga dan nikmati layanan free trial dari Xendit dengan fitur-fitur lengkap, full support dari tim Xendit, serta transisi mudah untuk aktivasi akun pemilik usaha. Apabila memiliki pertanyaan lainnya terkait produk Xendit, Anda bisa menghubungi tim Xendit melalui contact us.

Artikel terkait

You’re currently on our [current] site. Would you like to visit our [suggest] site instead?