Buat akun gratis dalam 5 menit! Daftar sekarang

Blog

Dapatkan update terbaru terkait industri fintech, produk Xendit dan dapatkan tips untuk mengembangkan produk Anda.

Mengapa Anda Perlu Menerapkan Personalized Marketing dan Contohnya

Xendit
Terakhir diperbarui: Juli 14, 2020
 •  3 min read

Konsumen saat ini lebih mengharapkan suatu brand melakukan upaya pemasaran yang lebih personal (personalized marketing) dan berbasis data untuk menghasilkan konten yang sesuai dengan minat mereka.

Salesforce mengungkapkan bahwa bisnis yang berkinerja baik menggunakan data-targeting dan segmenting 51% lebih banyak daripada bisnis yang berkinerja buruk. Masuk akal memang, studi terbaru mengungkapkan bahwa 34% konsumen akan lebih termotivasi untuk mempromosikan brand favorit mereka jika mendapatkan konten yang relevan dengan minat mereka. Saat ini konsumen bukan hanya mengharapkan personalized marketing, mereka juga sangat mengapresiasinya.

Apa Itu Personalized Marketing?

Personalized marketing berkaitan erat dengan basis data yang berkualitas dan cara Anda memanfaatkan data tersebut. Brand yang berhasil menggabungkan data konsumen dengan teknologi periklanan akan mampu menyampaikan pesan kepada konsumennya dengan lebih terpersonalisasi dan lebih inovatif daripada sebelumnya.

Teknik personalisasi dapat dilakukan melalui berbagai cara, dan beberapa teknik tentu memiliki kelebihan dibandingkan beberapa teknik lainnya. Teknologi yang digunakan, algoritma, dan cara data dikumpulkan atau dianalisis menjadi faktor-faktor yang menentukan tingkat efektivitas personalized marketing yang dilakukan.

Berdasarkan riset Accenture, 40% konsumen meninggalkan suatu website bisnis dan melakukan pembelian di website atau toko online lain karena merasa kebingungan akibat terlalu banyaknya pilihan saat akan membuat keputusan pembelian. Sementara 75% konsumen cenderung membeli suatu produk yang penawarannya telah dipersonalisasi sesuai dengan minat atau preferensi mereka.

Saat ini Anda dapat melihat bahwa sudah banyak brand yang menerapkan personalized marketing di website dan mobile app untuk masing-masing individu. Hal ini dapat Anda lihat di beberapa ecommerce besar yang menampilkan produk dan promosi secara berbeda, tergantung pada siapa orang yang menerima penawaran tersebut.

2 Contoh Ecommerce yang Menerapkan Personalized Marketing

Berikut ini adalah 2 contoh ecommerce besar di Indonesia yang telah sukses menerapkan personalized marketing:

1. Zalora Indonesia

Source: fungimarketing.com

Kesuksesan Zalora tidak lepas dari strategi personalized marketing yang cerdas. Lebih dari 50% konversi didukung oleh mesin rekomendasi miliknya. Hal ini menyumbang sebanyak 80% dari total penjualan mereka.

Email marketing terpersonalisasi menjadi kuncinya. Tim Customer Relationship Management (CRM) Zalora akan mengirimkan newsletter kepada pelanggan dengan menerapkan berbagai upaya pemasaran dengan berdasarkan data personal.

Zalora memiliki akses ke data-data konsumen seperti nama lengkap, riwayat pencarian, riwayat pembelian sebelumnya, kebiasaan saat menjelajah kategori produk, ketertarikan terhadap brand tertentu, dan sebagainya. Dengan berdasarkan data-data ini, Zalora dapat membuat email marketing yang sangat relevan dengan konsumen.

2. Shopee

Source: thesmartlocal.com

Selain memanfaatkan email marketing yang terpersonalisasi layaknya Zalora, Shopee juga memaksimalkan fungsi push notification di smartphone konsumen. Mereka akan mengirimkan newsletter dan juga pemberitahuan kepada konsumen ketika produk yang disukainya sedang diskon.

Seperti halnya Zalora, Shopee juga memiliki akses ke data-data konsumen, sehingga ecommerce ini dapat memahami kebutuhan konsumen dengan baik. Misalnya, ketika Anda sering melakukan pencarian produk smartphone, maka Anda akan lebih banyak melihat promosi produk smartphone di halaman utama mobile app Shopee.

Inilah dunia digital marketing saat ini. Tentu saja, bukan hanya Zalora maupun Shopee, hampir sebagian besar ecommerce besar di Indonesia juga telah menerapkan strategi personalized marketing ini. Bagaimana dengan Anda?

Demikian pembahasan mengenai beberapa alasan mengapa Anda perlu menerapkan personalized marketing. Agar bisnis semakin berkembang, integrasikan website toko online Anda dengan payment gateway agar bisa menerima pembayaran secara langsung di website Anda.

Xendit adalah payment gateway terbaik di Indonesia yang dapat membantu bisnis Anda semakin berkembang. Dengan adanya payment gateway Xendit, semua transaksi online Anda akan berjalan secara otomatis tanpa perlu konfirmasi manual.

Xendit juga telah menggunakan API CyberSource yang merupakan perusahaan pengelola pembayaran terbesar di dunia yang berada di bawah naungan VISA, sehingga bisnis Anda akan mendapatkan nilai lebih di mata konsumen dalam hal keamanan dan kenyamanan dalam bertransaksi.

Daftar sekarang juga dan nikmati layanan free trial dari Xendit dengan fitur-fitur lengkap, full support dari tim Xendit, serta transisi mudah untuk aktivasi akun pemilik usaha. Apabila memiliki pertanyaan lainnya terkait produk Xendit, Anda bisa menghubungi tim Xendit melalui contact us.

Artikel terkait

You’re currently on our [current] site. Would you like to visit our [suggest] site instead?