Buat akun gratis dalam 5 menit! Daftar sekarang

Blog

Dapatkan update terbaru terkait industri fintech, produk Xendit dan dapatkan tips untuk mengembangkan produk Anda.

Konsep Bisnis: Definisi dan 5 Cara Merancangnya bagi Pemula

Xendit
Terakhir diperbarui: Juni 7, 2021
 •  3 min read

Konsep bisnis acapkali dilupakan oleh pebisnis pemula. Padahal, sebelum benar-benar terjun ke dunia bisnis, alangkah baiknya pebisnis mempersiapkan konsep bisnis. Ketika pebisnis telah menyiapkan konsep bisnis maka mudah untuk menjalankannya. Selain itu, dengan konsep bisnis yang matang, dari relasi hingga pelanggan akan mendapat jumlah yang banyak.

Isi dari konsep bisnis bukan melulu soal ide dan gagasan melainkan juga bagaimana penerapannya. Maka, yang Anda butuhkan adalah tujuan hingga target konsumen yang dicapai. Jika sudah begitu, Anda bisa menyebutnya sebagai rancangan atau konsep bisnis. 

Apa yang Membuat Konsep Bisnis Penting?

Anda tidak bisa memungkiri bahwa tren bisnis selalu berkembang. Coba saja Anda bandingkan tren bisnis pada era 90an dengan era 2000an. Tentu saja, ada banyak perbedaan. Maka, Anda perlu memperhatikannya dengan baik. Melalui konsep bisnis yang matang, Anda akan mudah menatap masa depan bisnis. 

Lalu, sebenarnya apa, sih, yang menjadi prioritas bisnis Anda? Apakah meraih pelanggan dengan cepat? Atau meningkatkan brand awareness? Maka, inilah pentingnya prioritas bisnis. Jika Anda mampu mengontrol prioritas bisnis, Anda tidak akan menyangka bahwa bisnis akan cepat melesat. 

Salah satu hal penting mengapa Anda perlu melakukan konsep bisnis adalah menghindari kesalahan fatal. Sebab, sering kali pebisnis pemula langsung tancap gas tanpa memperhatikan konsep. Alhasil, ketika ada kesalahan kecil, apalagi fatal, mereka akan was-was. Bahkan, bukan tidak mungkin mengalami gulung tikar. 

Inilah yang paling penting dalam bisnis. Anda bisa mendapatkan modal. Maka, salah satu cara yang paling cepat adalah membuat konsep bisnis. Ketika pemodal melihat konsep Anda yang dirancang dengan matang, jangan khawatir. Pemodal biasanya akan langsung siap menyuntikkan dana kepada Anda. 

Lalu, bagaimana merancang konsep bisnis yang matang? Berikut cara-caranya.

1. Merancang Riset Pasar

Langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah merancang riset pasar. Maka, Anda bisa memulainya dengan mengetahui karakter konsumen. Selain itu, perhatikan tren bisnis yang berkembang pada saat itu. Setelah Anda mendapatkannya, segera lakukan analisis. Jika Anda melakukannya bersama tim, lakukan front group discussion. Sehingga, Anda menemukan simpulan yang tepat sebelum memulai bisnis. 

2. Mengetahui Target Pasar

Anda sudah mendapatkan data. Selain itu, bersama tim, Anda telah melakukan analisis. Maka, selanjutnya Anda tinggal mengetahui siapa target pasar. Anda bisa menelaah mulai dari usia, jenis kelamin, hingga jenis pekerjaan. Ketika Anda mampu mengkategorikan dengan cermat, Anda akan mudah menemukan target pasar Anda. 

3. Menentukan Nama Bisnis

Saat Anda ingin memulai bisnis, tentunya Anda telah memikirkan apa saja yang akan menjadi sebuah nama. Sebab, nama cukup penting bagi brand image, brand awareness, hingga brand image. Maka, dari analisis yang telah Anda lakukan, Anda lebih mudah untuk menentukan mana nama bisnis yang layak digunakan.

4. Menetapkan Tujuan Bisnis

Dari konsep bisnis kemudian analisis, Anda akan lebih mudah menetapkan tujuan bisnis. Maka, yang juga perlu Anda lakukan adalah merancang ulang visi dan misi. Sebab, ketika bisnis mulai berjalan, setiap konsumen biasanya melihat apa visi dan misi bisnis Anda. Maka, dengan menetapkan tujuan bisnis, potensi penjualan produk Anda dengan cepat akan mudah didapatkan. 

5. Merancang Analisa Keuangan

Anda telah menetapkan nama bisnis. Kemudian, juga telah menentukan visi dan misi bisnis. Bahkan, jauh sebelum itu, Anda telah melakukan riset pasar. Sehingga, Anda telah mengetahui target pasar. Apakah ini artinya Anda telah merancang konsep bisnis dengan matang? Tunggu dulu. Anda perlu melakukan analisa keuangan.

Jika sebuah bisnis tidak melakukan analisa keuangan, akan sangat berbahaya bagi bisnis. Anda tidak mampu mengetahui berapa laba atau kerugian yang telah didapatkan. Selain itu, Anda tidak mampu mengelola stok produk dengan baik. Juga, dengan analisa keuangan, Anda mengetahui seberapa besar ongkos produksi dan honorarium kepada tim. 

Itulah lima cara merancang konsep bisnis yang perlu Anda ketahui. Selain itu, Anda juga telah mendapatkan pengetahuan mengapa penting merancang konsep bisnis. Ketika Anda telah memahami pentingnya konsep bisnis, Anda siap menjalankan bisnis. Agar bisnis berkembang, gunakan metode pembayaran yang sesuai dengan preferensi pelanggan.  

Menerima pembayaran sesuai preferensi pelanggan dapat meningkatkan penjualan bisnis Anda. Dengan Xendit, Anda dapat menerima pembayaran melalui e-wallet, virtual account (transfer bank), kartu kredit/debit, gerai retail, dan cicilan tanpa kartu kredit/debit.

Daftar sekarang tanpa dikenakan biaya pengaturan dan perawatan, hanya bayar sesuai penggunaan. Cari tahu selengkapnya mengenai Payment Gateway Terbaik di website kami atau segera daftar dan coba demo gratis Xendit sekarang!

Artikel terkait

You’re currently on our [current] site. Would you like to visit our [suggest] site instead?