Buat akun gratis dalam 5 menit! Daftar sekarang

Blog

Dapatkan update terbaru terkait industri fintech, produk Xendit dan dapatkan tips untuk mengembangkan produk Anda.

Ini 5 Strategi Email Marketing yang Paling Cocok untuk Bisnis Kecil

Xendit
Terakhir diperbarui: Juli 14, 2020
 •  4 min read

Dengan banyaknya strategi pemasaran yang ada saat ini, Anda mungkin memiliki keraguan dan bertanya-tanya “Apakah email marketing masih layak digunakan untuk jangka panjang?” Beberapa penelitian bahkan menyatakan bahwa email marketin masih perlu diprioritaskan. Berikut statistiknya:

  • Saat ini ada lebih dari 3,7 miliar pengguna email di dunia, dan angka ini diproyeksikan akan mencapai 4,1 miliar pada 2021 (Statista).
  • 59% pemasar mengatakan bahwa email adalah sumber Return On Investment (ROI) terbesar mereka (Emma).
  • Email marketing menghasilkan $44 untuk setiap $1 yang dikeluarkan (Campaign Monitor).
  • 89% pemasar mengatakan bahwa email adalah channel utama mereka dalam menghasilkan lead (Mailigen).

Sebelum Anda memulai menerapkan strategi email marketing, Anda perlu memahami tujuan utama dari email marketing, yaitu membuat, mengamankan, dan memelihara hubungan Anda dengan konsumen.

Memang, Anda tentu membutuhkan tujuan lainnya, seperti meningkatkan engagement dan ROI, namun jangan pernah melupakan kepada siapa Anda mengirimkan pesan. Dengan memperhatikan hal ini, berikut adalah beberapa tips untuk mencapai hasil email marketing yang maksimal.

1. Mulai dengan Rencana yang Matang

Tidak ada benar atau salah dalam menyusun suatu rencana, mulailah dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut:

  • Mengapa saya mengirim email?
  • Kepada siapa saya mengirim email?
  • Apa manfaat yang bisa diperoleh pelanggan?
  • Apa target dari email marketing saya?

Setelah Anda menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, sekarang saatnya memetakan perjalanan yang akan dilalui konsumen Anda. Coba tempatkan diri Anda sebagai konsumen, kemudian petakan perjalanan mereka dari awal hingga konversi. Dengan demikian, Anda dapat mengantisipasi setiap kebutuhan atau pertanyaan yang dihadapi konsumen di setiap tahapan.

2. Segmentasikan Audiens Anda

Source: freepik.com

Saat menyiapkan formulir berlangganan email pertimbangkan informasi apa yang Anda perlukan dalam jangka panjang. Nama dan alamat email adalah sesuatu yang sudah biasa, Anda mungkin perlu mengumpulkan informasi demografis tambahan untuk membantu Anda membagi audiens ke dalam kelompok-kelompok berdasarkan usia, jenis kelamin, lokasi, ataupun variabel lain.

Daripada mengirim email yang sama ke seluruh daftar email Anda, segmentasi memungkinkan Anda mengirim konten yang disesuaikan dan relevan dengan audiens, yang kemungkinan besar akan menghasilkan engagement. Lagi pula, segmentasi yang tepat juga dapat menggandakan tingkat pembukaan email (email open rates).

3. Pesan yang Dipersonalisasi

Source: risefuel.com

Setelah Anda membagi kelompok audiens berdasarkan riwayat pembelian, minat, atau variabel lain, saatnya Anda membuat konten khusus untuk orang-orang di dalam grup tersebut. Misalnya, konten tentang launching produk yang ada di wishlist mereka, peristiwa unik yang terjadi di daerah mereka, atau Anda ingin mengatasinya dengan konten berisi rekomendasi produk yang mereka sukai.

Salah satu cara terbaik untuk melakukan ini adalah dengan menggunakan konten dinamis ke dalam pesan Anda. Konten ini dapat menyesuaikan kriteria audiens Anda, jadi pesan yang disampaikan akan lebih relevan. Cara ini dapat menunjukkan kepada audiens bahwa Anda memahami dan peduli kepada mereka, dan itu akan menjadi faktor “wow” yang akan mengejutkan dan menyenangkan hati mereka. Dan, jika Anda membutuhkan tambahan fakta meyakinkan, riset MarketingSherpa menunjukkan bahwa tingkat pembukaan email dapat meningkat hingga 41% jika pesan Anda dipersonalisasi.

4. Otomatisasi Pengiriman Email

Pada tahap ini, Anda telah membuat rencana, mengatur segmentasi audiens, dan membuat konten yang dipersonalisasi. Kini waktunya bagi Anda untuk melangkah lebih jauh lagi, yakni dengan menggunakan semua alat dan strategi yang berkinerja baik, dan fokus untuk menjangkau lebih banyak audiens. Pada titik ini, otomatisasi email adalah suatu keharusan.

Dengan adanya optimalisasi, Anda dapat menjadwalkan email sesuai dengan tahapan yang akan dilalui oleh konsumen (yang sudah Anda petakan di tahap pertama), pastikan konten Anda relevan dan dapat memenuhi kebutuhan konsumen. Dan, pesan email otomatis dapat meningkatkan pembukaan email hingga 70,5%.

5. Mengukur Kesuksesan Anda

Source: emailanalytics.com

Cara terbaik untuk terus meningkatkan dan memperbaiki keterampilan email marketing Anda adalah dengan melihat data dan mencari tahu apa yang berkinerja baik, apa yang bisa Anda lakukan untuk menjadi lebih baik, dan apa yang bisa Anda tinggalkan.

Amati data Anda, cobalah untuk menargetkan ulang konsumen yang tidak terlibat, dan pertahankan deliverability yang baik untuk memastikan keberhasilan email marketing dalam jangka panjang. Sekitar 70% ROI berasal dari strategi pemasaran yang tersegmentasi, tertarget, dan dipersonalisasi. Jadi, terus lakukan uji coba, temukan metode yang paling cocok untuk Anda, dan amati perkembangannya.

Demikian pembahasan mengenai 5 strategi email marketing yang paling cocok untuk bisnis kecil. Agar bisnis semakin berkembang, integrasikan website toko online Anda dengan payment gateway agar bisa menerima pembayaran secara langsung di website Anda.

Xendit adalah payment gateway terbaik di Indonesia yang dapat membantu bisnis Anda semakin berkembang. Dengan adanya payment gateway Xendit, semua transaksi online Anda akan berjalan secara otomatis tanpa perlu konfirmasi manual.

Xendit juga telah menggunakan API CyberSource yang merupakan perusahaan pengelola pembayaran terbesar di dunia yang berada di bawah naungan VISA, sehingga bisnis Anda akan mendapatkan nilai lebih di mata konsumen dalam hal keamanan dan kenyamanan dalam bertransaksi.

Daftar sekarang juga dan nikmati layanan free trial dari Xendit dengan fitur-fitur lengkap, full support dari tim Xendit, serta transisi mudah untuk aktivasi akun pemilik usaha. Apabila memiliki pertanyaan lainnya terkait produk Xendit, Anda bisa menghubungi tim Xendit melalui contact us.

Artikel terkait

You’re currently on our [current] site. Would you like to visit our [suggest] site instead?