Buat akun gratis dalam 5 menit! Daftar sekarang

Blog

Dapatkan update terbaru terkait industri fintech, produk Xendit dan dapatkan tips untuk mengembangkan produk Anda.

8 Istilah Marketing Online yang Wajib Anda Pahami

Xendit
Terakhir diperbarui: Juli 14, 2020
 •  3 min read

Dalam menjalankan marketing online, salah satu hal mendasar yang harus Anda kuasai adalah istilah-istilah yang sering digunakan di dalamnya. Meski terlihat sederhana, Anda akan lebih mudah dalam menjalankan marketing online. Selain itu, Anda juga akan lebih mudah dalam menemukan referensi atau riset di Google terkait marketing online, terutama jika belum ada versi bahasa Indonesia.

Berikut adalah 8 istilah marketing online yang wajib Anda pahami:

1.Online Presence

Online presence adalah kehadiran atau ketersediaan informasi seputar bisnis Anda yang dapat ditemukan secara online. Anda dapat membangun online presence melalui berbagai teknik, misalnya melalui website, media sosial, blog, sampai hasil pencarian Google.

Online presence adalah faktor penting dalam sebuah bisnis, terutama di era industri 4.0 seperti sekarang ini. Berdasarkan riset Google, 84% konsumen melakukan riset secara online sebelum mereka melakukan pembelian. Maka dari itu, sudah menjadi kewajiban bagi Anda untuk menyediakan segala informasi yang dibutuhkan konsumen terkait produk Anda di semua channel yang ada.

2. Lead Generation

Lead generation adalah cara yang Anda gunakan untuk menarik audiens agar mencari tahu lebih banyak tentang produk atau bisnis Anda, dan mengubah mereka menjadi calon konsumen potensial. Jika proses ini berhasil, Anda akan mendapatkan leads, yakni orang-orang yang merupakan konsumen potensial.

3. Call-to-Action

Source: blog.hubspot.com

Call-to-Action (CTA) adalah sebuah ajakan kepada konsumen potensial untuk melakukan tindakan tertentu yang menguntungkan bisnis Anda, seperti memberikan informasi kontak, berlangganan email, membeli produk, dan sebagainya.

CTA dapat berupa gambar atau teks yang dapat mempengaruhi persepsi calon konsumen untuk melakukan tindakan yang menguntungkan Anda. Misalnya “daftar sekarang juga”, “start my free account”, “join now”, dan sebagainya, yang tentunya dibarengi dengan tawaran yang menarik bagi calon konsumen.

4. Landing Page

Source: digitalentrepreneur.com

Landing page adalah halaman khusus pada sebuah website yang dibuat untuk tujuan marketing atau iklan. Biasanya landing page merupakan halaman yang akan dituju oleh calon konsumen setelah mereka mengikuti arahan CTA Anda.

Landing page memegang peranan yang sangat penting dalam proses marketing karena halaman inilah yang dapat mempengaruhi keputusan calon konsumen untuk melakukan pembelian.

5.Conversion

Conversion adalah kondisi ketika calon konsumen melakukan tindakan sesuai yang Anda inginkan. Dalam hal ini misalnya melakukan pembelian. Conversion adalah tujuan utama Anda dalam menjalankan suatu kampanye iklan.

Misalnya, iklan Anda telah dilihat oleh 100 orang. Dari jumlah ini, berapa orang yang akhirnya sampai pada tahap pembelian? Semakin banyak orang yang melakukan pembelian, keuntungan yang akan Anda dapatkan juga akan semakin besar.

6. Conversion Rate Optimization (CRO)

CRO adalah persentase pengunjung website/landing page yang telah berubah menjadi konsumen. Kembali pada contoh di atas, jika dari 100 orang pengunjung terdapat 20 orang yang melakukan pembelian, artinya CRO Anda adalah 20%.

Untuk meningkatkan CRO, Anda perlu melakukan riset tentang bagaimana pengalaman calon konsumen ketika mengunjungi website Anda. Tujuannya adalah untuk lebih memahami pengunjung, bagaimana perilaku mereka, dari mana datangnya, dan apa yang membuat mereka convert atau tidak convert.

7. Remarketing

Tidak semua orang yang mengunjungi website Anda akan berubah menjadi konsume. Maka dari itulah, remarketing ini perlu dilakukan. Remarketing adalah proses yang memungkinkan Anda untuk menampilkan iklan langsung kepada mereka yang sudah mengunjungi website Anda.

Sadar atau tidak sadar, ketika mereka sedang berselancar di internet, mereka akan melihat iklan Anda. Dengan demikian, merek Anda akan selalu diingat di benak para calon konsumen potensial Anda.

8. Consumer Acquisition Cost (CAC)

CAC adalah biaya yang Anda keluarkan untuk memperoleh konsumen baru. Menjalakan suatu kampanye iklan tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit, sehingga Anda perlu mengetahui jumlah biaya yang dikeluarkan dan berapa keuntungan yang didapat dari biaya tersebut.

Demikian pembahasan mengenai 8 istilah marketing online yang wajib Anda pahami. Agar bisnis Anda semakin berkembang, integrasikan website toko online Anda dengan payment gateway agar bisa menerima pembayaran secara langsung di website Anda.

Xendit adalah payment gateway terbaik di Indonesia yang dapat membantu bisnis Anda semakin berkembang. Dengan adanya payment gateway Xendit, semua transaksi online Anda akan berjalan secara otomatis tanpa perlu konfirmasi manual.

Xendit juga telah menggunakan API CyberSource yang merupakan perusahaan pengelola pembayaran terbesar di dunia yang berada di bawah naungan VISA, sehingga bisnis Anda akan mendapatkan nilai lebih di mata konsumen dalam hal keamanan dan kenyamanan dalam bertransaksi.

Daftar sekarang juga dan nikmati layanan free trial dari Xendit dengan fitur-fitur lengkap, full support dari tim Xendit, serta transisi mudah untuk aktivasi akun pemilik usaha. Apabila memiliki pertanyaan lainnya terkait produk Xendit, Anda bisa menghubungi tim Xendit melalui contact us.

Artikel terkait

You’re currently on our [current] site. Would you like to visit our [suggest] site instead?