Buat akun Xendit dalam 5 menit dan mulai terima pembayaran.

image/svg+xml

Blog

Dapatkan update terbaru terkait industri fintech, produk Xendit dan dapatkan tips untuk mengembangkan produk Anda.

Xendit memperkenalkan fitur Direct Debit

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Tingkat drop-off pada toko online terbilang cukup tinggi di angka 70%. Oleh itu, penting bagi bisnis untuk memperbaiki pengalaman check-out agar tidak kehilangan pelanggan. Mempermudah proses pembayaran adalah salah satu cara untuk meningkatkan kepuasan pelanggan.

Direct Debit adalah cara paling sederhana dan paling nyaman untuk melakukan pembayaran berulang. Dengan fitur ini pedagang dapat menarik dana langsung dari rekening bank pengguna akhir tanpa OTP, sehingga dapat mengurangi tingkat drop-off pelanggan.

Fitur ini kini dapat digunakan pengguna Xendit di Indonesia. Xendit bekerjasama dengan bank terbesar di Indonesia, BRI, untuk menyediakan fitur ini.

Cara Kerja Direct Debit

Dengan metode pembayaran ini, pengguna akhir dapat mendaftarkan kartu debit atau login bank online mereka ke pedagang melalui Xendit. Setelah otorisasi satu kali, pedagang dapat menarik dana langsung dari rekening bank pengguna akhir tanpa OTP. Selain itu, pedagang dapat menikmati penyelesaian instan dan biaya secara signifikan lebih rendah daripada biaya kartu kredit tradisional.

Direct Debit dapat menyelesaikan permasalahan drop-off akibat hal-hal berikut:

  • Langkah check-out yang terlalu kompleks – semakin kompleks proses pembayaran, semakin tinggi drop-off rate pelanggan. Dengan Direct Debit, pelanggan dapat membayar hanya dengan satu klik.
  • Kekurangan saldo – Pembayaran melalui e-Wallet atau kartu kredit seringkali gagal karena kekurangan saldo. Proses pembayaran Direct Debit akan lebih mudah dengan langsung menarik dana dari rekening bank pelanggan.
  • Kegagalan autentikasi transaksi – seringkali drop-off terjadi ketika pelanggan tidak dapat menerima SMS autentikasi. Dengan alur pembayaran Direct Debit, pelanggan hanya perlu melakukan autentikasi pada transaksi pertama, mencegah kegagalan autentikasi pada pembayaran selanjutnya.
  • Persyaratan OTP – Persyaratan OTP untuk setiap transaksi menyulitkan pedagang untuk mendukung metode berlangganan. Direct debit dapat membantu dengan menerima pembayaran tanpa OTP dan API penagihan berulang.
Hanya pada transaksi pertama: Pilih Bank Anda
Hanya pada transaksi pertama: Isi Informasi Anda
Hanya pada transaksi pertama: Verifikasi dengan OTP
Siap melakukan pembayaran!
Untuk transaksi selanjutnya: Pastikan jumlah ingin dibayarkan
Pembayaran berhasil!
Previous
Next

Penggunaan Direct Debit


Direct Debit dirancang untuk menciptakan pengalaman pembayaran yang lancar dan lancar bagi pelanggan akhir. Beberapa contoh kasus penggunaan produk meliputi:

  • E-Commerce: tingkatkan tingkat penerimaan pembayaran untuk barang bernilai tinggi dan terima pembayaran dengan waktu penyelesaian yang lebih cepat
  • Layanan Berlangganan: debit otomatis (berulang) dari rekening bank pengguna akhir tanpa perlu autentikasi setiap kali, misalnya: biaya keanggotaan
  • Mobile Wallet Top Ups: memindahkan dana dari rekening bank pengguna ke e-wallet bisnis dengan mudah dan cepat tanpa melakukan beberapa langkah yang membosankan
  • Jasa Keuangan: infrastruktur pembayaran yang aman yang memungkinkan perusahaan keuangan menerima pembayaran bernilai tinggi secara berulang, misalnya: asuransi, rencana investasi

Mengintegrasikan Metode Pembayaran Direct Debit

Pengguna baru Xendit hanya perlu melakukan pendaftaran di dashboard Xendit. Selanjutnya, untuk memulai menerima metode pembayaran Direct Debit, pengguna dapat melakukan integrasi API atau  membuat tagihan di payment page kami, xeninvoice.

Aktivasi metode pembayaran Direct Debit akan memakan waktu sekitar 2 minggu. Dengan mengintegrasikan metode pembayaran ini sekarang, Anda akan dapat menerima pembayaran Direct Debit melalui bank lain yang bekerjasama dengan Xendit.

Daftar sekarang tanpa biaya bulanan. Pelajari lebih lanjut tentang Xendit di website kami atau langsung daftar pada dashboard sekarang!

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Artikel terkait

Learn more about Indonesia’s digital economy

  • Indonesia has one of the fastest expanding digital economies in the SEA region with an annual growth rate of 40%
  • The country’s Internet economy is expected to reach $130 billion by 2025
  • By 2023, e-Wallet transaction value is estimated to reach $25 billion