Buat akun gratis dalam 5 menit! Daftar sekarang

Blog

Dapatkan update terbaru terkait industri fintech, produk Xendit dan dapatkan tips untuk mengembangkan produk Anda.

Memahami Bagaimana Inbound Marketing Bekerja

Xendit
Terakhir diperbarui: September 1, 2020
 •  3 min read

Salah satu teknik marketing yang perlu dipelajari Anda saat berbisnis adalah inbound marketing. Sejak munculnya internet kemudian media sosial pada tahun 2006, inbound marketing dilirik oleh para pebisnis.

Mengapa dilirik? Karena para pebisnis melihat bahwa pemasaran tradisional atau yang lebih dikenal dengan outbound marketing tidak lagi relevan. Mereka menganggap baik iklan di TV, koran, maupun majalah tidak lagi efektif untuk pemasaran.

Apalagi saat ini, di belahan dunia mana pun sedang mengalami pandemi. Bisnis tidak lagi melesat. Meskipun era adaptasi kebiasaan baru berjalan, tak menjamin bisnis akan kembali seperti sedia kala. Perlu cara-cara luar biasa dalam memasarkan produk. Salah satunya melalui inbound marketing.

Jadi apa sih inbound marketing?

Inbound marketing adalah sebuah teknik yang memancing calon pelanggan agar masuk dan tertarik bertransaksi pada bisnis Anda. Hal ini dilakukan dengan cara memberikan konten-konten yang berkualitas dan bermanfaat.

Ketika konten yang Anda hasilkan bermutu tinggi, secara otomatis pelanggan tertarik bertransaksi dan bukan tidak mungkin Anda akan menemukan pelanggan yang loyal.

inbound marketing

Inbound marketing memaksimalkan penyediaan teknologi informasi di era digital. Di antaranya adalah penggunaan SEO, email marketing, landing page, content marketing, blog, dan marketing automation. Teknik ini dianggap tepat, cepat, dan efisien.

Untuk mengenal lebih dalam tentang inbound marketing, Anda perlu mempelajari metodologinya. Ada empat hal yaitu attract, convert, close, dan delight.

Apa sajakah itu? Silakan Anda simak dengan cermat.

1. Attract

Cara menarik konsumen yang biasa dilakukan pebisnis pada umumnya melalui iklan. Namun, hal tersebut terlalu lama dan kian ditinggalkan. Maka, dalam hal ini Anda bisa menggantinya dengan menyediakan konten yang berkualitas dan bermanfaat.

Ujilah ide Anda ke dalam blog. Kemudian, Anda bagi ke dalam berbagai media sosial. Yang terakhir, Anda bisa menggunakan metode SEO atau SEM.

Jika konten yang Anda buat bermanfaat, bisa jadi orang-orang tertarik ke blog Anda. Kemudian orang-orang tersebut bisa dikatakan sebagai pengunjung.

Yang perlu diingat, ini adalah tahap yang krusial. Maka dari itu, cari dan tingkatkan kualitas konten bisnis Anda.

2. Convert

konversi inbound marketing

Mendapatkan pengunjung belum bisa dipastikan memperoleh calon pelanggan. Agar bisa maksimal, kumpulkan data pribadi calon pelanggan mulai dari nama hingga alamat email.

Agar Anda bisa memperoleh email pelanggan, Anda bisa menggunakan landing page, call to action, dan buat formulir pendaftaran.

Dalam berbisnis, memiliki email pelanggan adalah suatu bentuk pemasaran yang baik. Ini juga bisa membentuk hubungan kepercayaan antara Anda dengan pelanggan.

3. Close

Metode yang satu ini berguna ketika Anda telah berhasil mendapatkan kontak pelanggan. Maka, Anda bisa bersiap untuk melakukan bentuk promosi apa pun. Dengan kepemilikan kontak pelanggan, mereka pun akan bersedia melakukan transaksi dengan Anda.

Lalu, ada beberapa cara yang digunakan untuk melakukan penjualan, di antaranya:

a. Email: fitur ini dibutuhkan apabila calon pelanggan belum sepenuhnya paham tentang layanan bisnis Anda. Maka dari itu, Anda bisa memberikan informasi yang utuh dan secukupnya sehingga pelanggan merasa mendapatkan manfaatnya.

b. Marketing Automation: oleh karena sifatnya otomatis, fitur ini menggunakan alat tertentu. Menariknya, Anda tidak membutuhkan energi yang lebih.

4. Delight

Tahap ini bisa dikatakan selesai. Namun, Anda bisa meminta pelanggan untuk memberikan rating, komentar positif atau membagikan kesan baik terhadap calon pelanggan.

Ini perlu dilakukan agar bisnis Anda menyebar ke segala segmen dan penjualan produk meningkat.

Ketika Anda memahami bagaimana inbound marketing bekerja maka Anda siap menerapkan dalam bisnis. Agar bisnis makin berkembang, integrasikan metode pembayaran yang sesuai dengan preferensi pelanggan.

Menerima pembayaran sesuai dengan preferensi pelanggan dapat meningkatkan penjualan bagi bisnis Anda. Dengan payment gateway Xendit, Anda dapat menerima pembayaran melalui e-wallet, virtual account (transfer bank), kartu kredit/debit, gerai retail dan cicilan tanpa kartu kredit.

Daftar sekarang tanpa dikenakan biaya pengaturan dan perawatan, hanya bayar sesuai penggunaan. Cari tahu selengkapnya mengenai Xendit di website kami atau segera daftar dan coba demo gratis Xendit sekarang!

Artikel terkait

You’re currently on our [current] site. Would you like to visit our [suggest] site instead?