image/svg+xml

Blog

Dapatkan update terbaru terkait industri fintech, produk Xendit dan dapatkan tips untuk mengembangkan produk Anda.

Amati dan Pelajari Cara Menerapkan Refund di Bisnis Anda

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Pernahkah Anda mengalami kegagalan dalam belanja online? Ataukah Anda tidak jadi berangkat ke suatu kota disebabkan kereta api yang akan dipakai tiba-tiba rusak? Dari sanalah kemudian pihak penyedia layanan menghubungi Anda untuk menawarkan refund yang berarti pengembalian dana.

Refund digunakan oleh penyedia layanan sebagai cara untuk melindungi pelanggan dari ketidakpuasan. Selain itu, karena kegagalan mendapatkan produk atau tidak jadi bepergian membuat pelanggan bisa memunculkan rasa ketidakpercayaan pada penyedia layanan.

Oleh karena itu, hampir semua penyedia layanan memiliki ketentuan untuk refund. Sebagai rasa hormat kepada pelanggan, setiap penyedia layanan pasti memiliki kebijakan yang berbeda-beda.

Untuk mengetahui lebih dalam, ada baiknya Anda mengenal refund. Sebab, agar ketika Anda mengalami masalah serupa dengan pelanggan, Anda memahami cara untuk mengatasinya.

Apakah yang Dimaksud dengan Refund?

Refund adalah pengembalian dana yang dilakukan oleh penyedia layanan disebabkan pelanggan tidak bisa memiliki produknya, produk hadir tetapi tidak sesuai pesanan, atau kegagalan untuk pergi ke suatu kota.

Pelanggan yang merasa kecewa tentunya khawatir. Ia telah mengeluarkan sejumlah dana namun tidak jadi mendapatkannya. Kekhawatiran biasanya berbuah komplain. Sehingga bisa menghilangkan trust antara pelanggan dengan penyedia layanan.

Anda perlu menerapkan kebijakan tersebut agar pelanggan tetap memiliki kepercayaan terhadap bisnis Anda.

Bagaimana Proses Pengajuan?

Pelanggan biasanya lebih dahulu komplain, tidak mau tahu akan situasinya, kemudian menuntut hingga ke jalur hukum. Kejadian tersebut sering kali Anda saksikan di layar kaca. Pelanggan merasa ditipu oleh penyedia layanan. Apalagi jika diberitakan akan mengalami potongan harga.

Akan tetapi, setelah Anda mengetahui istilah refund, Anda seharusnya memahami bagaimana cara mengatasinya. Pelanggan dapat mengecek di situs web yang Anda miliki atau langsung menghubungi customer service.

Biasanya akan ada prosedur, misal, dalam jangka waktu tertentu, penyedia layanan akan mengembalikan dana 100%. pelanggan hanya akan diminta mengisi profil dan nomor rekening. Kemudian, sesuai perjanjian, dana akan ditransfer ke rekening pelanggan.

Bagaimana Mengetahui Kebijakan Refund?

Setiap penyedia layanan tentunya memiliki kebijakan yang berbeda-beda untuk refund. Sebab, bisnis yang dijalankan pun pasti berbeda. Ada penyedia layanan yang memotong harga dari harga asli. Ada pula penyedia layanan yang memproses refund sangat lama.

Yang perlu diperhatikan adalah, misal, Anda telah memiliki tiket kereta api. Lihat dengan seksama dalam tiket apakah ada kebijakan refund. Contoh lain, ketika melakukan transaksi bisnis di marketplace. Di sana biasanya tertera sejumlah pengaturan yang salah satunya memuat kebijakan refund.

Anda juga harus memastikan apakah refund harus diambil oleh Anda atau bisa diwakilkan orang lain dengan menggunakan surat kuasa. Juga, Anda perlu mengetahui berapa lama proses refund berlangsung. Sebab, ada saja penyedia layanan, terutama yang bergerak di bisnis offline, yang memang agak lama dalam proses refund.

Namun, di bisnis online, hal tersebut sangat jarang terjadi. Kecepatan dan ketepatan dalam merespons pelanggan adalah hal penting untuk memastikan keberlangsungan bisnis. Jika Anda bergerak di bisnis online, sebaiknya Anda menerapkan cara seperti di atas.

Refund adalah salah satu cara untuk mengatasi komplain yang terkadang berlebihan dari pelanggan yang juga termasuk unsur penting dalam berbisnis. Sebab, Anda tidak akan tahu kapan Anda akan mengalami suatu masalah dengan pelanggan.

Ketika Anda telah mengetahui proses refund agar dapat diimplementasikan maka bisnis Anda siap bergerak. Agar bisnis Anda makin berkembang, pastikan metode pembayaran Anda sesuai dengan preferensi pelanggan.

Menerima pembayaran sesuai dengan preferensi pelanggan dapat meningkatkan penjualan bagi bisnis Anda. Dengan Xendit, Anda dapat menerima pembayaran melalui e-wallet, virtual account (transfer bank), kartu kredit/debut, gerai retail dan cicilan tanpa kartu kredit.

Sederhanakan proses mengirim refund dengan xenpayout, tanpa harus mengumpulkan data pelanggan dan rekening bank.

Daftar sekarang tanpa dikenakan biaya pengaturan dan perawatan, hanya bayar sesuai penggunaan. Cari tahu selengkapnya mengenai Xendit di website kami atau segera daftar dan coba demo gratis Xendit sekarang!

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Artikel terkait